Sabu Senilai Rp 40 Miliar di Lampung Dipesan Napi Lapas Narkotika

Kompas.com - 10/12/2019, 14:14 WIB
Para tersangka yang ditangkap BNN Lampung dari kasus penyelundupan sabu-sabu senilai Rp 40 miliar. Pengendalian sabu-sabu ini dikendalikan oleh narapidana di Lapas Narkotika Way Hui. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA Para tersangka yang ditangkap BNN Lampung dari kasus penyelundupan sabu-sabu senilai Rp 40 miliar. Pengendalian sabu-sabu ini dikendalikan oleh narapidana di Lapas Narkotika Way Hui.

LAMPUNG, KOMPAS.com - Narkotika jenis sabu senilai Rp 40 miliar yang diungkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung ternyata dipesan oleh tiga orang narapidana.

Ketiganya sedang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Way Hui, Bandar Lampung.

Kepala BNN Lampung Ery Nursantari mengatakan, informasi itu diketahui dari pengembangan penangkapan dua orang kurir, Irfan (38) dan Suhendra (38).

Adapun, ketiga narapidana yaitu Jefri Susandi (38) sebagai pengendali utama, Supriyadi (33) selaku pengendali kurir dan Hatami (33) selaku pengendali gudang.

Baca juga: Transaksi Sabu Rp 40 Miliar Dilakukan di Area Parkir Rumah Sakit

Ery mengatakan, Jefri baru ditangkap beberapa waktu lalu oleh BNN Lampung dengan barang bukti 13 kilogram sabu.

"Jefri ini sepertinya tidak puas, kemarin dia kami tangkap dengan barang bukti 13 kilogram sabu-sabu. Sekarang dia bawa 40 kilogram (sabu-sabu)," kata Ery, Selasa (10/12/2019).

Berdasarkan keterangan Jefri, sabu-sabu itu dipesan dari seorang bandar narkoba di Aceh bernama Muntasir (36), warga Kabupaten Aceh Besar.

Muntasir sendiri adalah pengirim 13 kilogram sabu-sabu kepada Jefri sebelumnya.

"Dia (Muntasir) adalah DPO kami," kata Ery.

Ery mengatakan, Muntasir ditangkap pada 7 Desember 2019 di rumah milik FT, seorang petugas Lapas Lambaro Aceh, di Dham Ceukok, Kecamatan Aceh Jaya, Kabupaten Aceh Besar.

Diberitakan sebelumnya, BNN Lampung menggagalkan transaksi 40 kilogram sabu di area parkir RS Abdul Moelek.

Satu orang kurir tewas ditembak saat berusaha kabur dari petugas.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sujinah Menangis, Uang Rp 165 Juta yang Ditabung di KUD Tak Bisa Diambil

Sujinah Menangis, Uang Rp 165 Juta yang Ditabung di KUD Tak Bisa Diambil

Regional
UMK Papua 2021 Tak Naik, Pemprov: Mungkin karena Pandemi Covid-19

UMK Papua 2021 Tak Naik, Pemprov: Mungkin karena Pandemi Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Naik, KBM Tatap Muka di Kota Magelang Kembali Ditunda

Kasus Covid-19 Naik, KBM Tatap Muka di Kota Magelang Kembali Ditunda

Regional
Dua Jambret 27 Kali Beraksi, Akhirnya Ditembak Polisi

Dua Jambret 27 Kali Beraksi, Akhirnya Ditembak Polisi

Regional
Sungai Meluap, 42 Desa dan 149 Hektar Sawah Terendam Banjir di Aceh Singkil

Sungai Meluap, 42 Desa dan 149 Hektar Sawah Terendam Banjir di Aceh Singkil

Regional
Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Tenda Didirikan untuk IGD di RSUD Cilacap

Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Tenda Didirikan untuk IGD di RSUD Cilacap

Regional
Penanganan Covid-19, DIY akan Tambah Nakes dan Tempat Tidur

Penanganan Covid-19, DIY akan Tambah Nakes dan Tempat Tidur

Regional
Berkat Belatung, Peternak Ayam Ini Tetap Bertahan meski Dihajar Pandemi

Berkat Belatung, Peternak Ayam Ini Tetap Bertahan meski Dihajar Pandemi

Regional
Jelang Coblosan Pilkada, Kabupaten Tasikmalaya Naik Status Zona Merah

Jelang Coblosan Pilkada, Kabupaten Tasikmalaya Naik Status Zona Merah

Regional
Pemkot Pontianak Pastikan Gelar Belajar Tatap Muka dengan Protokol Kesehatan Ketat

Pemkot Pontianak Pastikan Gelar Belajar Tatap Muka dengan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Rumah Rusak karena Puting Beliung, 25 KK di Kabupaten Dompu Masih Mengungsi

Rumah Rusak karena Puting Beliung, 25 KK di Kabupaten Dompu Masih Mengungsi

Regional
Pasca-acara Rizieq Shihab di Bogor, Dinkes Sebut 20 Orang Reaktif Bukan Positif Covid-19

Pasca-acara Rizieq Shihab di Bogor, Dinkes Sebut 20 Orang Reaktif Bukan Positif Covid-19

Regional
Sehari Beroperasi, Rusunawa di Tegal Sudah Isolasi 3 Pasien Covid-19

Sehari Beroperasi, Rusunawa di Tegal Sudah Isolasi 3 Pasien Covid-19

Regional
5 Kasus Pencurian Kotak Amal, Satu Keluarga hingga Sekdes Jadi Pelaku Pembobolan

5 Kasus Pencurian Kotak Amal, Satu Keluarga hingga Sekdes Jadi Pelaku Pembobolan

Regional
Pelaku Pembunuhan yang Ditangkap di Makassar Terlibat Kasus Penipuan

Pelaku Pembunuhan yang Ditangkap di Makassar Terlibat Kasus Penipuan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X