Pria 50 Tahun Perkosa Gadis Keterbelakangan Mental yang Masih di Bawah Umur

Kompas.com - 04/12/2019, 18:20 WIB
Ilustrasi pencabulan. Kompas.com/ EricssenIlustrasi pencabulan.

NGAWI, KOMPAS.com — LS (50), staf TU di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan di Ngawi, ditangkap polisi karena memerkosa seorang siswi keterbelakangan mental, IL (17).

“Sudah tahap satu dan pelaku saat ini kita tahan, kita titipkan di lapas,” ujar Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP M Khoirul Hidayat di ruang kerjanya, Rabu (4/12/2019).

Baca juga: Hukuman Bagi Oknum Guru Cabul di OKI Akan Ditambah Sepertiga dari Ancaman

Khoirul mengatakan, aksi bejat LS terhadap IL yang juga tetangganya terjadi saat korban lewat di depan rumah pelaku. Saat itu korban hendak mencari rumput.


Korban kemudian dibujuk pelaku untuk masuk ke kamar hingga pelaku melakukan aksi cabulnya. Saat itu rumah dalam keadaan sepi.

Untuk menutupi aksi bejatnya, pelaku memberi uang Rp 30.000 kepada korban agar tidak memberitahukan perlakuan pelaku kepada siapa pun.

Baca juga: Seorang Pria 12 Kali Cabuli Gadis di Bawah Umur, Modusnya Iming-iming Ponsel

Namun, saat sampai di rumah, korban menangis dan melaporkan kejadian tersebut kepada orangtuanya.

“Yang melapor orangtua korban. Setelah kejadian tersebut korban menangis menceritakan kejadian yang menimpanya kepada orangtuanya,” ucap dia.

Mendapat laporan itu, polisi melakukan penyelidikan dan akhirnya menangkap pelaku.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X