KLKH Bangun Persemaian Bibit Tanaman Seluas 30 Hektar, Jadi Destinasi Wisata Baru di Labuan Bajo

Kompas.com - 27/11/2019, 12:04 WIB
Direktur Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hudoyo, saat berpose bersama dalam acara peluncuran kampung cendana di Desa Bolok, Kupang Barat, Kabupaten Kupang,  Selasa (27/11/2019) kemarin. KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREDirektur Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hudoyo, saat berpose bersama dalam acara peluncuran kampung cendana di Desa Bolok, Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Selasa (27/11/2019) kemarin.

KUPANG, KOMPAS.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam waktu dekat akan membangun persemaian bibit tanaman seluas 30 hektar di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Rencana itu disampaikan Direktur Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hudoyo, dalam acara peluncuran kampung cendana di Desa Bolok, Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Selasa (27/11/2019) kemarin.

Menurut Hudoyo, hal itu dilakukan untuk mendukung pariwisata di Labuan Bajo, yang menjadi daerah super prioritas untuk pariwisata di Indonesia.

"Tujuan dibangun 30 hektar di Labuan Bajo, selain untuk menyediakan bibit tanaman, juga untuk destinasi wisata sebelum wisatawan ke Pulau Komodo,"ujar Hudoyo

Baca juga: Pencinta Lingkungan, Leonardo DiCaprio Jadi Calon Duta Pariwisata Labuan Bajo

Di Labuan Bajo lanjut Hudoyo pihaknya akan membangun sejumlah tanaman emdemik, sesuai dengan arahan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.

"Kami juga mendapat arahan bapak gubernur, agar dibangun hutan di Labuan Bajo,"kata Hudoyo

Persemaian permanen di Labuan Bajo itu kata Hudoyo, setiap tahunnya bisa memproduksi 1 juta bibit tanaman.

Baca juga: NTT Punya Labuan Bajo, Bagaimana Minat Turis Lokal?

Program 1.000 bibit desa

Menurut Hudoyo, pada musim hujan tahun 2019-2020, pihaknya juga akan membangun 1.000 bibit desa dan 51 persemaian permanen di seluruh Indonesia.

"Untuk 2020 nanti kita ada program, sesuai dengan instruksi Pak Presiden, akan ada program untuk membangun 1.000 kebun bibit desa di seluruh Indonesia, termasuk juga dengan NTT," kata Hudoyo.

Hudoyo berharap, pemerintah daerah mendukung pelaksanaan program pembangunan 1.000 kebun bibit dengan menyiapkan lahan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTT Fredik J Kapitan, mengatakan , saat ini NTT memiliki 556 ribu hektar lahan yang bisa dimanfaatkan warga untuk menanam.

"Mungkin sebagian kawasan itu bisa kita pakai untuk menyukseskan program tersebut," katanya merujuk pada program pembangunan 1.000 kebun bibit. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X