Di Balik Penyekapan Ibu dan 2 Anak oleh Debt Collector, Berawal dari Utang Rp 2,6 Juta

Kompas.com - 26/11/2019, 14:44 WIB
Ilustrasi utang fromdebttomillionaire.com, dok. HaloMoney.co.idIlustrasi utang
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Minggu (24/11/2019) seorang ibu dan 2 anaknya diselamatkan oleh Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinisi Kepulauan Riau setelah disekap oleh AL, oknum debt collector.

Penyekapan tersebut dilakukan karena utang sang ibu kepada salah satu koperasi sebesar Rp 2,6 juta sudah melampaui tanggal jatuh tempo.

AL memasang gembok di pintu rumah korban di Perumahan Buanas Vista III, Batam Centre, Kota Batam.

Akibatnya sang anak tidak bisa berangkat sekolah dan mereka yang berada di dalam rumah kelaparan karena tidak bisa keluar untuk beli makanan.


Dari pemeriksaan polisi diketahui koperasi tempat AL bekerja bukan koperasi simpan pinjam resmi, namun milik perorangan.

Baca juga: Mengaku sebagai Polisi, Tiga Debt Collector Ditangkap

 

Korban kirim pesan singkat

Ilustrasi Utang Dok. HaloMoney.co.id Ilustrasi Utang
Penyekapan tersebut terbongkar setelah korban mengirim pesan kepada salah satu tokoh masyarakat. Pesan tersebut dilanjutkan ke KPPAD Provinsi Kepri dan dilaporkan ke polisi untuk ditindaklanjuti.

"Sore saya telepon polisi. Pelaku kemudian ditangkap dan korban dibebaskan," ujar Erry Syahrial, Ketua KPPAD Provisi Kepri.

"Pak, pintu kami digembok debt collector dari luar, gimana kami keluar, Pak. Kami kelaparan mau beli makanan," kata Erry membacakan pesan singkat yang dia terima.

Baca juga: Oknum Debt Collector yang Sekap Ibu dan 2 Anak Dijerat Pasal Berlapis

Ia mengatakan aksi penyekapan tersebut melanggar hak anak dan termasuk pidana. ia mendorong polisi menerapkan Undang-undang Perlindungan Anak untuk menjerat pelaku kasus tersebut.

Sementara itu Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo mengatakan AL, pelaku penyekapan yang merupakan juru tagih salah satu koperasi Batam di jerat pasal 333 KUHP serta Undang-undang No 35 tahun 2014 mengenai perlindungan anak.

"Sebab karena ulahnya ada dua anak yang teraniaya," kata Pras.

SuMBER: KOMPAS.com (Penulis: Hadi Maulana | Editor: Khairina, Dony Aprian)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Regional
Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Regional
Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Regional
Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Regional
Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Regional
Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Regional
Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Regional
Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Hilang Kontak di Laut Maluku Sejak Sepekan Lalu

Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Hilang Kontak di Laut Maluku Sejak Sepekan Lalu

Regional
Tepergok Mesum di Parkiran Mal, Pengemudi Honda Jazz Tabrak Satpam dan Palang Otomatis

Tepergok Mesum di Parkiran Mal, Pengemudi Honda Jazz Tabrak Satpam dan Palang Otomatis

Regional
Bus Pariwisata Alami Kecelakaan di Subang, 6 Orang Tewas

Bus Pariwisata Alami Kecelakaan di Subang, 6 Orang Tewas

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP Terancam Dipecat

Bolos Kerja 176 Hari, 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP Terancam Dipecat

Regional
Siswi SD Diperkosa 8 Pemuda, Korban Dibuat Mabuk dengan Lem Cap Kambing

Siswi SD Diperkosa 8 Pemuda, Korban Dibuat Mabuk dengan Lem Cap Kambing

Regional
Solusi Permanen Risma untuk Atasi Banjir di Surabaya

Solusi Permanen Risma untuk Atasi Banjir di Surabaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X