Mengaku sebagai Polisi, Tiga Debt Collector Ditangkap

Kompas.com - 07/11/2019, 16:27 WIB
Tiga debt collector yang mengaku polisi ditangkap aparat Polres Salatiga KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANATiga debt collector yang mengaku polisi ditangkap aparat Polres Salatiga


SALATIGA, KOMPAS.com - Tiga orang yang warga sipil yang mengaku sebagai anggota Polres Salatiga, akhirnya ditangkap polisi.

Mereka mengaku sebagai anggota polisi untuk menakuti pemilik truk yang sedang bermasalah dengan leasing ataus sewa guna usaha, akibat menunggak angsuran selama tujuh bulan.

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono mengatakan, ketiga orang tersebut yakni Khabib Latif warga Sayung, Demak, Tamzis warga Genuk, Kota Semarang, dan Badrun Prabowo, warga Mranggen, Demak.

"Jadi mereka itu debt collector, tapi saat melakukan penagihan ke kreditur, mengaku sebagai anggota polisi," kata Gatot, Kamis (7/11/2019).

Baca juga: Dirut BPJS Kesehatan Luruskan soal Debt Collector Iuran...

Gatot mengatakan, pada 28 Agustus 2019, sekira pukul 01.30 WIB, ketiga tersangka mengadang truk Isuzu warna putih.

Mereka melakukan pengadangan terhadap truk yang dikemudikan korban Ulil Albab, warga Kedungmundu, Tembalang, Kota Semarang.

"Kejadian tersebut di daerah pertigaan Cebongan, Argomulyo, Salatiga," kata Gatot.

Menurut Gatot, saat pengadangan tersebut, selain menunjukkan surat Berita Acara Penyerahan Kendaraan sebagai jaminan piutang yang dikeluarkan PT Arthaasia Finance, mereka juga mengaku sebagai anggota polisi.

Saat korban ketakutan, para tersangka mengambil alih kunci truk tersebut dan ponsel milik Ulil Albab.

Keesokan harinya, korban melapor ke Mapolres Salatiga atas kejadian yang dialaminya.

Polisi yang melakukan pengejaran berhasil menangkap para tersangka pada Sabtu (12/10/2019).

Sementara itu, salah satu pelaku yakni Khabib Latif mengungkapkan, dia mendapat upah Rp 1 juta untuk setiap penarikan unit kendaraan bermotor.

"Saya jasa penagihan khusus mobil, kalau berhasil mengambil dapat uang Rp 1 juta dari pihak leasing," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Karawang Tak Ingin Buat Tempat Isolasi Khusus, Ini Alasannya

Pemkab Karawang Tak Ingin Buat Tempat Isolasi Khusus, Ini Alasannya

Regional
Jalan Kaki dari Malaysia dan Hilang 8 Hari di Hutan, Syamsuddin Hanya Makan Garam dan Vetsin

Jalan Kaki dari Malaysia dan Hilang 8 Hari di Hutan, Syamsuddin Hanya Makan Garam dan Vetsin

Regional
Prasasti Soe Hok Gie Berdiri di Puncak Mahameru, Sempat Diturunkan karena Ada Pendaki Menaruh Plakat Nikah

Prasasti Soe Hok Gie Berdiri di Puncak Mahameru, Sempat Diturunkan karena Ada Pendaki Menaruh Plakat Nikah

Regional
Dikira Korban Laka, Ternyata Pria Ini Tewas Dibunuh, Polisi: Ada 12 Luka Tusukan

Dikira Korban Laka, Ternyata Pria Ini Tewas Dibunuh, Polisi: Ada 12 Luka Tusukan

Regional
31 Karyawan LG Tangerang Positif Corona

31 Karyawan LG Tangerang Positif Corona

Regional
Kronologi Munculnya Klaster Ponpes di Banyumas, Santri Mengeluh Batuk Pilek

Kronologi Munculnya Klaster Ponpes di Banyumas, Santri Mengeluh Batuk Pilek

Regional
Kasus Beras Bansos Campur Biji Plastik di Cianjur Dinilai Rawan Politisasi

Kasus Beras Bansos Campur Biji Plastik di Cianjur Dinilai Rawan Politisasi

Regional
'Saya Kaget, Tak Menyangka Tertular Covid, Muncul Ketakutan Akan Mati, Dikucilkan Masyarakat...'

"Saya Kaget, Tak Menyangka Tertular Covid, Muncul Ketakutan Akan Mati, Dikucilkan Masyarakat..."

Regional
Dinyatakan Bersalah, 12 Polisi yang Terlibat Penembakan Warga di Makassar Dihukum

Dinyatakan Bersalah, 12 Polisi yang Terlibat Penembakan Warga di Makassar Dihukum

Regional
Cerita Lengkap Ajudan Gubernur Maluku Pukul Petugas Bandara Pattimura

Cerita Lengkap Ajudan Gubernur Maluku Pukul Petugas Bandara Pattimura

Regional
Dapat Nomor Urut 1, Akhyar-Salman Disambut Tradisi Upah-upah

Dapat Nomor Urut 1, Akhyar-Salman Disambut Tradisi Upah-upah

Regional
Orangtua Darah Tinggi, TKI Parti Liyani Tak Pernah Beri Tahu Sedang Lawan Bos Bandara Changi

Orangtua Darah Tinggi, TKI Parti Liyani Tak Pernah Beri Tahu Sedang Lawan Bos Bandara Changi

Regional
Beras Bansos Bercampur Plastik, Bupati Cianjur: Saya Benar-benar Malu

Beras Bansos Bercampur Plastik, Bupati Cianjur: Saya Benar-benar Malu

Regional
Ganjar Soal Konser Dangdut di Tegal: Kebangetan, apalagi Dilakukan Pemimpin

Ganjar Soal Konser Dangdut di Tegal: Kebangetan, apalagi Dilakukan Pemimpin

Regional
Kalap, Pria Ini Tusuk Selingkuhan Istrinya dengan Badik hingga Tewas

Kalap, Pria Ini Tusuk Selingkuhan Istrinya dengan Badik hingga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X