Penjelasan BMKG soal Angin Kencang Merobohkan Atap Stadion Arcamanik

Kompas.com - 11/11/2019, 14:12 WIB
Tampak atap lapang bola SOR Arcamanik yang rubuh akibat terjangan hujan disertai angin Sabtu (9/11/2019) kemarin menimpa fasilitas olahraga lainnya seperti lapan voli pasir. KOMPAS.COM/AGIE PERMADITampak atap lapang bola SOR Arcamanik yang rubuh akibat terjangan hujan disertai angin Sabtu (9/11/2019) kemarin menimpa fasilitas olahraga lainnya seperti lapan voli pasir.

BANDUNG, KOMPAS.com - Hujan disertai angin kencang pada Sabtu (9/11/2019) lalu menerjang Kota Bandung, Jawa Barat.

Hujan dan angin kencang tersebut ternyata merobohkan atap Stadion Arcamanik atau Sarana Olahraga (SOR) Arcamanik di Kota Bandung.

Atap stadion sepak bola yang pernah dipakai saat PON XIX dan Perparnas 2016 ini roboh seketika.

Baca juga: Atap Lapangan Sepakbola SOR Arcamanik Rubuh Diterjang Angin Kencang.

Atap menimpa fasilitas olahraga lainnya seperti lapangan voli pantai di kompleks olahraga tersebut.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) menjelaskan bahwa terdapat perbedaan tekanan udara yang cukup signifikan antara wilayah Bandung Bagian Selatan dan Bandung Bagian Utara.

Hal itu menyebabkan terbentuknya lintasan arus kecepatan angin yang kencang dalam jalur sempit di atmosfer (Jetstream).

"Berdasarkan pola sebaran angin lapisan 925 – 700 mb terpantau lintasan Jetstream yang memanjang dari Laut Arafura sebelah selatan Papua hingga Laut Jawa. Kondisi ini menyebabkan peningkatan rata-rata kecepatan angin maksimum harian di antaranya di sebagian besar Jawa Barat," kata Kepala Stasiun BMKG Bandung Toni Sukmawijaya melalui pesan singkat, Senin (11/11/2019).

Toni menjelaskan, data kecepatan angin yang terukur di stasiun Geofisika mengalami peningkatan hingga 17 knot pada jam 15.00 WIB .

Kondisi itu disertai data temperatur yang mengalami kenaikan yang cukup signifikan dari jam 07.00 WIB hingga 14.00 WIB.

"Yaitu hingga 12 derajat celsius yang bisa menyebabkan hujan yang sangat lebat yang berasal dari awan Cumulonimbus (Cb) single sel (Cb tunggal) yang tumbuh di atas wilayah tersebut yang bersifat lokal, yang dapat di sertai angin kencang, petir/kilat," tutur Toni.

Diberitakan sebelumnya, atap pintu timur Stadion Arcamanik roboh.

Saat itu, hujan disertai angin melanda daerah SOR Arcamanik Jalan Pacuan kuda, Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung.

Baca juga: Cerita Lengkap Atap Stadion Arcamanik Bandung Diterjang Puting Beliung, Warga Masih Bisa Olahraga

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Regional
Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Regional
Saat Jokowi Tertawa Mendengar Sertifikat Tanah Ingin Digadai untuk Jual Es Degan

Saat Jokowi Tertawa Mendengar Sertifikat Tanah Ingin Digadai untuk Jual Es Degan

Regional
Pemkot Semarang Targetkan Seluruh Bidang Tanah Bersertifikat pada 2021

Pemkot Semarang Targetkan Seluruh Bidang Tanah Bersertifikat pada 2021

Regional
Balita Warga China di Ruang Isolasi RSUD NTB Bukan Suspect Virus Corona

Balita Warga China di Ruang Isolasi RSUD NTB Bukan Suspect Virus Corona

Regional
Hoaks, Pasien Terkena Virus Corona Dirawat di RSUD Moewardi Solo, Dokter: Kami Pantau Kena Bronkitis Akut

Hoaks, Pasien Terkena Virus Corona Dirawat di RSUD Moewardi Solo, Dokter: Kami Pantau Kena Bronkitis Akut

Regional
Sultan HB X Tak Bisa Larang Turis asal China Berwisata ke DIY

Sultan HB X Tak Bisa Larang Turis asal China Berwisata ke DIY

Regional
Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Pernah Dilaporkan Hilang

Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Pernah Dilaporkan Hilang

Regional
Diduga Terinfeksi Virus Corona, WN China di Cilacap Diobservasi

Diduga Terinfeksi Virus Corona, WN China di Cilacap Diobservasi

Regional
Terkait Virus Corona, 235 WN China Dipulangkan dari Batam

Terkait Virus Corona, 235 WN China Dipulangkan dari Batam

Regional
RSBP Batam Siagakan 7 Ruangan Isolasi untuk Pasien Virus Corona

RSBP Batam Siagakan 7 Ruangan Isolasi untuk Pasien Virus Corona

Regional
RSUD Dr Moewardi Solo Siapkan 2 Ruangan Isolasi Khusus Tangani Pasien Terindikasi Virus Corona

RSUD Dr Moewardi Solo Siapkan 2 Ruangan Isolasi Khusus Tangani Pasien Terindikasi Virus Corona

Regional
Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Ada Warga Sumut Masih Berada di Wuhan China

Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Ada Warga Sumut Masih Berada di Wuhan China

Regional
Antisipasi Virus Corona, RSMH Palembang Siagakan 2 Ruang Isolasi

Antisipasi Virus Corona, RSMH Palembang Siagakan 2 Ruang Isolasi

Regional
Cerita Ratu Keraton Agung Sejagat di Lapas, Dibully Sesama Penghuni hingga Ingin Ajarkan Make Up

Cerita Ratu Keraton Agung Sejagat di Lapas, Dibully Sesama Penghuni hingga Ingin Ajarkan Make Up

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X