Cerita Lengkap Atap Stadion Arcamanik Bandung Diterjang Puting Beliung, Warga Masih Bisa Olahraga

Kompas.com - 10/11/2019, 14:44 WIB
Foto udara Stadion sepak bola Sport Center Jabar yang ambruk di Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (9/11/2019). Atap stadion yang digunakan oleh event PON XIX dan Peparnas 2016 lalu serta tempat latihan beberapa negara pada ajang Asian Games 2018 tersebut ambruk setelah diterjang hujan yang disertai angin kencang pada Sabtu (9/11) sore. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc. ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISIFoto udara Stadion sepak bola Sport Center Jabar yang ambruk di Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (9/11/2019). Atap stadion yang digunakan oleh event PON XIX dan Peparnas 2016 lalu serta tempat latihan beberapa negara pada ajang Asian Games 2018 tersebut ambruk setelah diterjang hujan yang disertai angin kencang pada Sabtu (9/11) sore. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Sabtu (9/11/2019) sore, Valdi (16) dan rekannya sesama anggota Marching Band Gita Pakuan Pemprov Jabar sedang berkatih di sekitar lapangan bola Sarana Olah Raga (SOR) Arcamanik, Bandung.

Sekitar pukul 14.15 WIB hujan besar turun di kawasan tersebut.

Yudi (37), salah seorang sekuriti masuk ke stadion dan meminta Valid serta rekan-rekannya berhenti berlatih.

Baca juga: Detik-detik Atap Stadion di Bandung Ambruk Diterjang Angin Kencang, Peserta Marching Band Terjebak

Valdi pun segera membereskan alat-alat miliknya.

Tiba-tiba ia melihat di luar jendela sesuatu yang cukup besar jatuh. Ia kemudian menyadari bahwa yang jatuh adalah atap stadion.

"Deg-degan. Semuanya langsung lari tadinya mau keluar tapi di luar angin masih gede, akhirnya kami berlindung di dalam," kata Valdi.

Baca juga: Atap Lapangan Sepakbola SOR Arcamanik Rubuh Diterjang Angin Kencang.

Seorang remaja tengah melewati reruntuhan atap stadion sepakbola SOR Arcamanik yang diterjang hujan disertai angin kencang di Kota Bandung, Sabtu (9/11/2019).KOMPAS.com/AGIE PERMADI Seorang remaja tengah melewati reruntuhan atap stadion sepakbola SOR Arcamanik yang diterjang hujan disertai angin kencang di Kota Bandung, Sabtu (9/11/2019).

Valdi dan rekan-rekannya langsung berlindung di dalam ruangan. Sementara kendaraan mereka yang diparkir di luar aman karena tertahan tembok.

Yudi (37), sekuriti di stadion bercerita saat angin bertiup cukup kencang, atap tribun timur lapangan sepak bola terlihat terangkat dan rubuh diterjang angin kencang.

"Kaya beliung, atap langsung ambruk, dalam satu menit hancur semua," kata Yudi.

Atap stadion menimpa wisma atlet dan sebagian menimpa atap lapangan voli pantai.

Atap lapangan sepak bolak yang rusak sepanjang 500 meter dengan ketinggian kurang lebih sekitar 50 meter.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Dokter yang Tangani Lina Mantan Istri Sule Dimintai Keterangan Polisi

4 Dokter yang Tangani Lina Mantan Istri Sule Dimintai Keterangan Polisi

Regional
Jurnalis Mongabay asal Amerika Serikat Ditahan Imigrasi Palangkaraya

Jurnalis Mongabay asal Amerika Serikat Ditahan Imigrasi Palangkaraya

Regional
Divonis 2 Bulan, Kakek Samirin yang Pungut Getah Karet Seharga RP 17.000 Akhirnya Bebas

Divonis 2 Bulan, Kakek Samirin yang Pungut Getah Karet Seharga RP 17.000 Akhirnya Bebas

Regional
Gibran Tanggapi Pidato Megawati soal Minta Rekomendasi: Saya Tak Lewat Pintu Belakang

Gibran Tanggapi Pidato Megawati soal Minta Rekomendasi: Saya Tak Lewat Pintu Belakang

Regional
Dua Kali Kabur, Terpidana Mati yang 5 Tahun Jadi Buron Ini Ditembak Polisi

Dua Kali Kabur, Terpidana Mati yang 5 Tahun Jadi Buron Ini Ditembak Polisi

Regional
Beli Motor NMAX Pakai Uang Koin Rp 24 Juta, Pria di Banyuwangi Menabung di Kaleng Biskuit

Beli Motor NMAX Pakai Uang Koin Rp 24 Juta, Pria di Banyuwangi Menabung di Kaleng Biskuit

Regional
Melihat Batik Siswa SLB di Kendal yang Disukai Turis Asing

Melihat Batik Siswa SLB di Kendal yang Disukai Turis Asing

Regional
Risma: Saya Enggak Mau Ditanya Malaikat Kenapa Ada Warga Kelaparan

Risma: Saya Enggak Mau Ditanya Malaikat Kenapa Ada Warga Kelaparan

Regional
Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-hati

Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-hati

Regional
Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dilarung ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dilarung ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Regional
Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Regional
Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Regional
Seorang Kakek di Temanggung Tewas Disengat Ratusan Lebah

Seorang Kakek di Temanggung Tewas Disengat Ratusan Lebah

Regional
Fakta Kapal Wartawan Istana Tenggelam di Labuan Bajo, Polisi Sebut Layar Belum Sempat Diturunkan

Fakta Kapal Wartawan Istana Tenggelam di Labuan Bajo, Polisi Sebut Layar Belum Sempat Diturunkan

Regional
[POPULER NUSANTARA] ABK Meninggal Dibuang ke Laut | Raja Agung Sejagat Minta Maaf

[POPULER NUSANTARA] ABK Meninggal Dibuang ke Laut | Raja Agung Sejagat Minta Maaf

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X