KA Wijayakusuma Anjlok di Magetan, Kereta di Madiun Terlambat hingga 1,5 Jam

Kompas.com - 06/11/2019, 07:50 WIB
Nampak penumpang Kereta Api Tujuan Surabaya-Cilacap dievakuasi menggunakan bus seteleh keretanya anjlok di Magetan. KOMPAS.COM/Dokumentasi Humas Daop 7 MadiunNampak penumpang Kereta Api Tujuan Surabaya-Cilacap dievakuasi menggunakan bus seteleh keretanya anjlok di Magetan.

MADIUN, KOMPAS.com - Lima kereta api (KA) yang melewati stasiun Madiun mengalami keterlambatan hingga satu setengah jam menyusul anjloknya KA Wijayakusma di Magetan, Selasa (5/11/2019) malam.

Lima KA yang mengalami keterlambatan yakni Matarmaja, Mutiara Selatan, Majapahit, Malioboro Express dan Gayabaru. 

Baca juga: PT KAI Kaji Pemasangan Wifi di KA Jarak Jauh, Difungsikan Mulai 2020

Manager Humas PT KAI Daop 7 Ixfan Hendriwintoko mengatakan, KA Matarmaja terlambat 77 menit, Mutiara Selatan 107 menit, Majapahit 56 menit, Malioboro Express 58 menit dan Gaya Baru terlambat selama 84 menit.

"Kami dari Daop 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf  yang sebesar besarnya atas kejadian tersebut sehingga perjalanan memjadi tidak nyaman dan terganggu ," kata Ixfan, Rabu (6/11/2019).

Ia mengatakan, Daop 7 menerima khabar anjloknya KA Wijayakusuma tujuan Surabaya Gubeng-Cilacap Selasa (5/11/2019) sekitar pukul 21.52 WIB.

Mendapatkan laporan tersebut, tim Daop 7 turun ke lokasi melakukan penanganan dan evakuasi. 

Baca juga: Calon Kades di Magetan Gagal Maju Pilkades karena Pernah Dibui 3 Bulan Kasus Perkelahian

Para penumpang dievakuasi untuk melanjutkan sampai ke tujuan menggunakan bus.

Tak hanya itu, penumpang juga diberikan service recovery berupa makanan ringan, serta memberikan layanan pembatalan tiket bagi penumpang yg tidak melanjutkan perjalanan. 

Ixfan menyatakan, semua penumpang yang berada dalam kereta dipastikan aman. Sampai saat ini tim Daop 7 Madiun masih menyelidiki penyebab anjloknya KA Wijayakusuma di Magetan. 



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KA Siliwangi Berikan Tiket Rp 0, Catat Jadwal dan Cara Mendapatkannya

KA Siliwangi Berikan Tiket Rp 0, Catat Jadwal dan Cara Mendapatkannya

Regional
Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Sinden Sering Isi Acara dan Bertemu Banyak Orang

Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Sinden Sering Isi Acara dan Bertemu Banyak Orang

Regional
Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Tetap Buka

Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Tetap Buka

Regional
Fakta di Balik 16 Orang Positif Covid-19 Usai Arisan RT di Kulon Progo, Petugas Tracing 2 Pasar

Fakta di Balik 16 Orang Positif Covid-19 Usai Arisan RT di Kulon Progo, Petugas Tracing 2 Pasar

Regional
Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Regional
Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Regional
Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Regional
Bupati Aceh Barat Positif Terjangkit Virus Corona

Bupati Aceh Barat Positif Terjangkit Virus Corona

Regional
Tak Pernah Nikmati Listrik, Warga Desa di NTT Merasa Dianaktirikan Negara

Tak Pernah Nikmati Listrik, Warga Desa di NTT Merasa Dianaktirikan Negara

Regional
Wanita Ditemukan Tinggal di Gorong-gorong 2 Bulan, Dinsos Buleleng: Kita Dampingi

Wanita Ditemukan Tinggal di Gorong-gorong 2 Bulan, Dinsos Buleleng: Kita Dampingi

Regional
Kena PHK di Malaysia, Ratusan TKI Asal Aceh Alami Kesulitan Ekonomi

Kena PHK di Malaysia, Ratusan TKI Asal Aceh Alami Kesulitan Ekonomi

Regional
Bupati Timor Tengah Utara Marah-marah Lihat Perlakuan Polisi terhadap Warga

Bupati Timor Tengah Utara Marah-marah Lihat Perlakuan Polisi terhadap Warga

Regional
Pasar Wage Purwokerto Terbakar, Api Diduga Berasal dari Lantai 1

Pasar Wage Purwokerto Terbakar, Api Diduga Berasal dari Lantai 1

Regional
Dikejar TNI AL, Penyelundup Buang 10 Kilogram Sabu ke Laut

Dikejar TNI AL, Penyelundup Buang 10 Kilogram Sabu ke Laut

Regional
Gajah Betina yang Terluka Parah akibat Jerat Akhirnya Melahirkan

Gajah Betina yang Terluka Parah akibat Jerat Akhirnya Melahirkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X