Papua Segera Dimekarkan, Wakil Gubernur Jabar Cemburu

Kompas.com - 05/11/2019, 15:10 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengikuti kegiatan Ngobrol Pimaslahateun untuk Desa (Ngopi Desa) di Gedung Dakwah Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (28/10/19). DOK. Humas Pemerintah Provinsi Jawa BaratWakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengikuti kegiatan Ngobrol Pimaslahateun untuk Desa (Ngopi Desa) di Gedung Dakwah Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (28/10/19).

BANDUNG, KOMPAS.com -  Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, Jawa Barat seperti dianaktirikan oleh pemerintah pusat terkait pemekaran wilayah atau daerah otonomi baru (DOB).

Sebab, Jawa Barat yang sudah lama ingin membuat DOB justru diabaikan lewat pernyataan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang justru mengatakan pembentukan provinsi baru di Papua sudah memasuki tahap akhir.

"Jawa Barat sudah minta dari dulu dimekarkan," kata Uu, Selasa (5/12/2019).

Hingga saat ini, lanjut Uu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat hingga masih belum menerima kejelasan dari pemerintah pusat terkait usulan DOB tersebut.


Baca juga: MRP Tak Merekomendasikan Pemekaran Papua, Ini Alasannya

Namun, usulan pemekaran di Papua justru yang langsung direspons pemerintah pusat.

Uu mengakui pihaknya merasa cemburu dengan sikap pemerintah pusat yang dianggapnya akan segera menyetujui pemekaran provinsi di Papua.

"Kenapa Papua begitu cepat dan langsung dibahas di tingkat kementerian. Kami orang Jawa Barat merasa cemburu," katanya.

Uu meyakini, usulan pemekaran di Papua belum sematang di Provinsi Jawa Barat yang sudah dirancang sejak lama.

"Di Papua mungkin pembahasan di tingkat bawah belum dilakukan. DPRD, rekomendasi, pembagian batas wilayah, pembagian aset. Di kami itu semua sudah jelas. Tasik Selatan, Bogor Barat, Subang Timur ibu kotanya sudah jelas," katanya.

Uu menilai, pemerintah pusat berlaku kurang adil terkait pemekaran wilayah.

"Jadi kami merasa ada provinsi yang dianakemaskan. Saya minta keadilan pemerintah pusat untuk DOB," katanya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X