Fakta Lengkap Wagub Babel Dikepung Saat Razia Tambang, Tak Libatkan Polres dan Pol PP Setempat hingga 26 Anggota Terluka

Kompas.com - 04/11/2019, 07:23 WIB
Rombongan Wagub Babel Abdul Fatah saat dievakuasi ke Mapolsek Sijuk, Belitung, Sabtu (2/11/2019). istimewaRombongan Wagub Babel Abdul Fatah saat dievakuasi ke Mapolsek Sijuk, Belitung, Sabtu (2/11/2019).

KOMPAS.com - Sabtu (2/11/2019), Wakil Gubernur Kepualuan Bangka Belitung Abdul Fatah, beserta Satpol PP Provinsi bekerja sama dengan Pol PP Pemkab Belitung Timur, hendak melakukan penertiban tambang timah ilegal alias liar di Kecamatan Sijuk, Belitung, Kepulauan Bangka Belitung.

Penertiban yang dilakukan rombongan gubernur tersebut tidak melibatkan aparat Polres dan Pol PP Pemkab Belitung.

Akibatnya, saat akan menertibkan tambang ilegal tersebut. Rombongan gubernur diserang sekelompok orang dengan menggunakan kayu dan senjata tajam.

Dalam insiden tersebut, sebanyak 26 anggota Satpol PP terluka, tak hanya itu, tujuh kendaraan rombongan wagub pun dirusak massa.

Kendaraan yang rusak terdiri dari 1 unit truck dinas Satpol PP Beltim, 1 unit truk Dinas Kebersihan Beltim, 1 unit mobil Dinas CRV warna putih yang dikendarai wagub, 1 unit mobil Avanza hitam, 1 unit mobil Suzuki Ertiga abu-abu, 1 unit mobil Suzuki Ertiga Putih, 1 unit Mitsubishi Heilux doble kabin warna hitam.

Berikut ini fakta selengkapnya:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

1. Kronologi kejadian

Ilustrasi olah TKPKOMPAS.com Ilustrasi olah TKP

Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP Maladi mengatakan, kejadian rombongan wakil gubernur dikepung massa saat mendatangi tambang ilegal terjadi sekitar pukul 13.30 WIB.

Saat mendatangi lokasi tambang, petugas Satpol PP Provinsi Babel berjumlah kurang lebih 100 personel yang dipimpin wakil gubernur Abdul, hendak menertibkan tambang timah ilegal di aliran Sungai Sengkelik Desa Sijuk. Namun, penambang kesal dan mulai melakukan tindakan anarkistis.

"Selanjutnya melakukan tindakan penertiban dengan cara membongkar dan juga dibakar, sehingga membuat para penambang emosi dan melakukan perlawanan," katanya saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu.

Sambungnya, dalam peristiwa tersebut beberapa anggota Satpol PP mengalami luka dan mendapatkan perawatan medis di RSUD Tanjungpandan.

Tak hanya itu, lanjutnya. Massa juga merusak tujuh mobil yang dinaiki rombongan.

Baca juga: Kronologi Rombongan Wagub Babel Dikepung Massa Penambang Liar hingga Lari ke Hutan

 

2. Adanya laporan dari masyarakat

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul FatahKOMPAS.com/HERU DAHNUR Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah mengatakan, penertiban yang dilakukannya karena adanya laporan dari masyarakat.

Petugas melakukan tindakan tegas karena aktivitas tambang berada di kawasan Hutan Lindung Pantai (HLP).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X