Gubernur NTT Viktor Laiskodat 2 Kali Diminta Jokowi Jadi Menteri

Kompas.com - 18/10/2019, 14:35 WIB
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat sedang memegang sebotol minuman keras Sophia yang diproduksi Undana Kupang, Rabu (19/6/2019) KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREGubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat sedang memegang sebotol minuman keras Sophia yang diproduksi Undana Kupang, Rabu (19/6/2019)

KUPANG, KOMPAS.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur ( NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat, diminta menjadi menteri dalam kabinet kerja presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Bapak gubernur kita memang dua kali diminta secara non formal menjadi menteri, saat berada di Labuan Bajo beberapa waktu lalu," ujar Kepala Biro Humas Setda Pemerintah Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu, kepada Kompas.com, Jumat (18/10/2019).

Baca juga: Soal Kabinet Kerja Jilid 2, Ini 4 Kriteria Menteri Jokowi...

Untuk jabatan menteri apa, belum diketahui.

Namun, kata Marius Gubernur Viktor tetap berkomitmen untuk membangun NTT.

"Tapi gubernur selalu sampaikan, kalau itu sudah perintah dari presiden, maka tentu tidak akan tolak," ujar dia.

Jika itu terjadi, kata Marius, tentu pihaknya akan sangat bangga bahwa putra terbaik NTT dipercaya menduduki jabatan menteri.

Sebagai pejabat eselon II yang dekat dengan Viktor, Marius mengaku Viktor punya totalitas dan semangat kerja, serta pengorbanan yang tinggi dalam membangun NTT.

Marius kerap berdiskusi empat mata dengan Viktor yang punya tekad yang kuat untuk membangun NTT.

"Menjadi menteri tentu ini peluang terbaik bagi kita NTT, karena salah satu putra terbaik berada di lingkaran dalam kekuasaan. Hingga kini kita masih menunggu," ujar Marius.

Baca juga: Gubernur NTT: Presiden Jokowi Tidak Punya Kesalahan, Jangan Coba-coba Diturunkan 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X