Soal Radikalisme, Gubernur Ganjar Ingatkan Guru Tidak Main-main

Kompas.com - 18/10/2019, 09:58 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menghadiri Apel Kebangsaan Pelajar se-Kabupaten Banyumas di Alun-alun Purwokerto, Jawa Tengah, Jumat (18/10/2019). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINGubernur Jateng Ganjar Pranowo menghadiri Apel Kebangsaan Pelajar se-Kabupaten Banyumas di Alun-alun Purwokerto, Jawa Tengah, Jumat (18/10/2019).


PURWOKERTO, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengingatkan para kepala sekolah dan guru tidak main-main dalam menangkal paham radikalisme agar tidak masuk ke lingkungan sekolah.

"Titip kepada guru dan kepala sekolah, jangan main-main soal itu," kata Ganjar, seusai memimpin apel kebangsaan pelajar se-Kabupaten Banyumas, di Alun-alun Purwokerto, Jateng, Jumat (18/10/2019).

Baca juga: Ganjar: Tidak Ada Ampun soal Pengibaran Bendera HTI

"Ada yang tidak suka sama saya, bahkan ada beberapa yang ngerasani (membicarakan di belakang), 'gubernure njelehi' (gubernurnya menyebalkan). Gubernurnya (seakan) menjadi musuh yang akan mencopot jabatannya," sambung Ganjar.

Menurut Ganjar, sikap tegas yang dilakukan bertujuan agar para guru dan kepala sekolah dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

"Saya hanya ingin Anda bekerja dengan baik, didik pelajar dengan baik, ajarkan nilai-nilai kebangsaan, agama dengan benar (agar) punya toleransi yang tinggi, kami titip itu," ujar Ganjar.

Ganjar mengatakan, untuk memastikan seseorang terpapar radikalisme atau tidak memerlukan pendalaman.

Baca juga: Jelang Pelantikan Presiden, Ganjar: Mari Jaga Wajah Indonesia di Mata Dunia

"Kami mengindikasikan mereka terpapar (radikalisme) atau tidak harus ada urutannya, apa yang dilakukan, kegiatannya rutin atau tidak, berapa bukti yang ada. Jadi, tidak bisa mengatakan 'kamu radikal' hanya (karena) satu tindakan," ujar Ganjar.

Paham radikalisme, menurut Ganjar, tidak hanya menyebar di lingkungan sekolah, tapi juga ke lingkungan pemerintah kabupaten, Polri dan TNI.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

Regional
Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Regional
Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Regional
'Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan'

"Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan"

Regional
Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Regional
Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Regional
Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Regional
Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Regional
Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Regional
Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

Regional
Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

Regional
Pemuda Ini Bunuh Pamannya Gegara Harta Warisan, Ditembak Polisi Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Pemuda Ini Bunuh Pamannya Gegara Harta Warisan, Ditembak Polisi Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

Regional
Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X