Ganjar: Tidak Ada Ampun soal Pengibaran Bendera HTI

Kompas.com - 17/10/2019, 19:33 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat ditemui usai acara Rapat Forkompimda di Hotel UTC Semarang, Kamis (17/10/2019). KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat ditemui usai acara Rapat Forkompimda di Hotel UTC Semarang, Kamis (17/10/2019).

SEMARANG, KOMPAS.com - Foto sejumlah siswa SMKN 2 Sragen, Jawa Tengah, yang sedang memegang bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan bendera Palestina telah viral di dunia media sosial. Dari informasi, foto itu diambil saat acara pelantikan Rohis di sekolah setempat.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sedang mendalami dugaan keterlibatan oknum guru terkait pengibaran bendera HTI oleh sekelompok pelajar di SMKN 2 Sragen.

Ganjar menegaskan, apabila terbukti melanggar dan ada faktor kesengajaan, pihaknya tidak akan memberikan ampun.

Baca juga: Ini Penjelasan Polisi Terkait Insiden Pengibaran Bendera Identik HTI di Gresik

"Sedang kami dalami, ada dugaan oknum guru yang terlibat dalam pengibaran bendera itu. Saya sudah cek medsosnya dan lainnya. Kalau memang melanggar dan ada faktor kesengajaan, saya tidak ada ampun soal itu," kata Ganjar, saat ditemui usai acara Rapat Forkompimda di Hotel UTC Semarang, Kamis (17/10/2019).

Meski begitu, pihaknya tidak mau gegabah untuk mengambil keputusan.

Pihaknya tetap meminta klarifikasi dari sejumlah pihak terkait, baik dari siswa, kepala sekolah maupun oknum guru terkait kejadian yang sempat viral di media sosial itu.

Untuk keperluan itu, pihaknya juga telah menerjunkan tim khusus ke sekolah tersebut. Tujuannya untuk mengorek informasi sedetail mungkin terkait peristiwa tersebut.

"Tetap kami dalami dulu, kami sudah terjunkan tim yang bertugas soal itu. Biar tidak berprasangka buruk. Mudah-mudahan bisa memberikan klarifikasi dengan baik, kalau tidak ya pasti saya beri sanksi tegas," ucap Ganjar.

Baca juga: Duduk Perkara Siswa MAN I Sukabumi Bentangkan Bendera Mirip HTI

Disinggung apakah kegiatan belajar mengajar di SMKN 2 Sragen telah terpapar radikalisme, Ganjar belum menyimpulkan sampai di situ.

Ganjar mengatakan, sudah menanyakan kepada para siswa yang ada di foto tersebut, dan mereka mengatakan tidak tahu bahwa bendera yang dipegang adalah bendera HTI.

"Kami tanya gurunya, dia juga katanya tidak tahu. Tapi mosok ndak ngerti (masa tidak tahu), kalau itu kejadian tanggal 6 Oktober kemarin, kan sudah tahu bahwa itu bendera apa," kata Ganjar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Walenrang Lamasi Blokade Jalan Tuntut Pemekaran Kabupaten

Mahasiswa Walenrang Lamasi Blokade Jalan Tuntut Pemekaran Kabupaten

Regional
Tangkap Terduga Teroris di Pekanbaru, Densus 88 Temukan Buku Jihad hingga Ketapel

Tangkap Terduga Teroris di Pekanbaru, Densus 88 Temukan Buku Jihad hingga Ketapel

Regional
4 Fakta 25 Makam di Tasikmalaya Dibongkar, Bukan Pertama Kali hingga Polisi Bentuk Tim

4 Fakta 25 Makam di Tasikmalaya Dibongkar, Bukan Pertama Kali hingga Polisi Bentuk Tim

Regional
Wakil Bupati Kendal: Saya Akan Pecat Oknum PNS yang Ketahuan Jadi Calo CPNS

Wakil Bupati Kendal: Saya Akan Pecat Oknum PNS yang Ketahuan Jadi Calo CPNS

Regional
Saat Gibran Gigih Maju Pilkada, Relawan 'Blusukan' hingga Ditanggapi Santai Calon Walkot Solo

Saat Gibran Gigih Maju Pilkada, Relawan "Blusukan" hingga Ditanggapi Santai Calon Walkot Solo

Regional
Nyamar Jadi Pocong 5 Siswa SMP Ditangkap, Sempat Kucing-kucingan dengan Polisi

Nyamar Jadi Pocong 5 Siswa SMP Ditangkap, Sempat Kucing-kucingan dengan Polisi

Regional
Pergi Melaut, Nelayan Manokwari Hilang di Perairan Tanah Rubuh

Pergi Melaut, Nelayan Manokwari Hilang di Perairan Tanah Rubuh

Regional
Di Hadapan 1590 Legislator Jateng, Ganjar Tekankan Antikorupsi dan Integritas

Di Hadapan 1590 Legislator Jateng, Ganjar Tekankan Antikorupsi dan Integritas

Regional
Kronologi Seorang Karyawan Tewas setelah Separuh Badanya Terjepit Mesin Roll

Kronologi Seorang Karyawan Tewas setelah Separuh Badanya Terjepit Mesin Roll

Regional
100 Rekaman Adegan Ranjang Jadi Barang Bukti Kasus Video Seks 3 Pria 1 Wanita di Garut

100 Rekaman Adegan Ranjang Jadi Barang Bukti Kasus Video Seks 3 Pria 1 Wanita di Garut

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,7 Guncang Manado, Warga Diimbau Hindari Bangunan Retak

Gempa Bermagnitudo 5,7 Guncang Manado, Warga Diimbau Hindari Bangunan Retak

Regional
Mayat Dalam Koper Ditemukan di Bogor, Ini yang Buat Warga Curiga

Mayat Dalam Koper Ditemukan di Bogor, Ini yang Buat Warga Curiga

Regional
Fakta Baru Ayah Tiga Anak di Minahasa Bunuh Istri lalu Gantung Diri

Fakta Baru Ayah Tiga Anak di Minahasa Bunuh Istri lalu Gantung Diri

Regional
Pasar Ngunut Tulungagung Terbakar, 522 Pedagang Direlokasi ke Pasar Hewan

Pasar Ngunut Tulungagung Terbakar, 522 Pedagang Direlokasi ke Pasar Hewan

Regional
Kapolsek Bersimpuh di Hadapan Massa yang Bawa Golok, Wakapolres Pinrang: Dikenal Baik dan Suka Menolong

Kapolsek Bersimpuh di Hadapan Massa yang Bawa Golok, Wakapolres Pinrang: Dikenal Baik dan Suka Menolong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X