Kronologi Pembunuhan "Debt Collector" yang Tubuhnya Terpisah dari Kepala

Kompas.com - 16/10/2019, 09:31 WIB
Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto tengah menginterogasi dua pelaku pembunuhan seorang debt collector yang mayatnya dibuang ke tebing jurang di wilayah Sukanagara, Cianjur, Jawa Barat. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANKapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto tengah menginterogasi dua pelaku pembunuhan seorang debt collector yang mayatnya dibuang ke tebing jurang di wilayah Sukanagara, Cianjur, Jawa Barat.

CIANJUR, KOMPAS.com – Anggota Polres Cianjur mengungkap kasus pembunuhan pria bernama Jenal Aritonang (42), warga Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang jenazahnya ditemukan nyaris tinggal tulang belulang di sebuah tebing di wilayah Kecamatan Sukanagara, Cianjur pada 26 September.

Korban yang merupakan debt collector ini dibunuh ANA alias Ahek (51) dan CK alias Maung (42) di rumah tersangka Ahek di daerah Gempolsari, Kota Bandung pada 2 Seotember.

Kedua tersangka telah dibekuk tim khusus Satreskim Polres Cianjur beserta lima tersangka lainnya, yakni W (43), SP (37), D (41), AT (43), dan Y (54) yang berperan sebagai penadah dan perantara penadah barang curian milik korban.

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan, pembunuhan tersebut dilatarbelakangi persoalan utang piutang.

Tersangka Ahek memiliki utang sebesar Rp 150 juta kepada korban.

Tersangka kesal dan sakit hati atas sikap korban yang kerap menagih utang dengan nada tinggi dan marah-marah.

“Peristiwa pembunuhannya terjadi di rumah tersangka Ahek saat korban datang bermaksud untuk kembali menagih utang,” kata Juang di Mapolres Cianjur, Selasa (15/10/2019).

Baca juga: Kasus Pembunuhan Debt Collector: Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Saat korban datang ke rumah Ahek, sudah ada tersangka CK.

Diduga ketiganya terlibat cekcok, hingga kemudian korban dipukul tersangka Ahek di bagian belakang kepala dengan balok kayu.

Selanjutnya tersangka CK membantu dengan cara memukul pelipis dan menendang wajah korban.

Setelah korban dipastikan sudah tidak bernyawa, Ahek kemudian menyiapkan mobil untuk membawa tubuh korban dengan maksud dibuang di suatu tempat.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X