Kasus Pembunuhan "Debt Collector": Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Kompas.com - 16/10/2019, 08:31 WIB
Petugas pemulasaraan jenazah RSUD Sayang Cianjur, Jawa Barat saat memeriksa kondisi mayat tanpa identitas yang ditemukan di sebuah tebing di wilayah Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur beberapa waktu lalu. IstimewaPetugas pemulasaraan jenazah RSUD Sayang Cianjur, Jawa Barat saat memeriksa kondisi mayat tanpa identitas yang ditemukan di sebuah tebing di wilayah Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur beberapa waktu lalu.

CIANJUR, KOMPAS.com – Kasus temuan mayat tanpa identitas di sebuah tebing jurang di wilayah Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (26/09/2019) akhirnya terungkap. 

Mayat berjenis kelamin laki-laki yang belakangan identitasnya diketahui bernama Jenal Aritonang (42) warga Batujajar, Kabupaten Bandung Barat itu adalah korban pembunuhan.

Saat ditemukan, jasad korban yang sehari-hari bekerja sebagai seorang penagih utang atau debt collector itu sudah dalam kondisi membusuk dan nyaris tinggal tulang belulang, 

Selain itu, kepala korban yang terpisah dari jasad dan ditemukan tak jauh dari lokasi memicu spekulasi jika korban dibunuh dengan cara dimutilasi.

Baca juga: Fakta Baru Pembunuhan “Debt Collector”, Pelaku Berniat Santet Korban

Bukan kasus mutilasi

Namun Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto membantah spekulasi tersebut.

Ditegaskannya, berdasarkan pengakuan tersangka dan hasil forensik tidak ditemukan indikasi ke arah sana (mutilasi).

"Korban ini kan dipukul dibagian belakang kepalanya dengan balok kayu, dan juga karena kondisinya sendiri memang sudah lama dibuang, hampir dua pekan sehingga itu yang jadi penyebabnya (kepala putus), karena faktor pembusukan, bukan dimutilasi,” tuturnya kepada Kompas.com, Senin (14/10/2019).

Pihaknya sendiri telah menangkap dua orang yang diduga sebagai pelaku pembunuhan Jenal Aritonang. 

Baca juga: Kasus Pembunuhan Debt Collector, Pelaku Mengaku Kerap Ditantang Duel oleh Korban

Yakni ANA alias Ahek (51) asal Kota Bandung dan CK alias Maung (42) asal Bandung Barat. Motifnya dilatarbelakangi utang piutang.

“Selain mereka, kita juga amankan lima tersangka lainnya, W (43), SP (37), D (41), AT (43), dan Y (54) yang berperan sebagai penadah dan perantara penadah barang-barang milik korban, yang dijual tersangka,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pilkada Surabaya: Eri Cahyadi-Armuji Nomor Urut 1, Machfud Arifin-Mujiaman Nomor 2

Pilkada Surabaya: Eri Cahyadi-Armuji Nomor Urut 1, Machfud Arifin-Mujiaman Nomor 2

Regional
Ini Hasil Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada Gunungkidul 2020

Ini Hasil Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada Gunungkidul 2020

Regional
6 Pegawai Positif Covid-19, 1 Puskesmas di Denpasar Ditutup

6 Pegawai Positif Covid-19, 1 Puskesmas di Denpasar Ditutup

Regional
Lawan Kotak Kosong, Calon Tunggal Pilkada Grobogan Peroleh Posisi Kanan

Lawan Kotak Kosong, Calon Tunggal Pilkada Grobogan Peroleh Posisi Kanan

Regional
Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Regional
4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

Regional
Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Regional
150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

Regional
Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Regional
Viral Pernyataan Hasil Rapid Test Positif atau Negatif Palsu, IDI Makassar: Itu Hanya Istilah

Viral Pernyataan Hasil Rapid Test Positif atau Negatif Palsu, IDI Makassar: Itu Hanya Istilah

Regional
206 Tenaga Medis di Sumsel Terpapar Corona, 5 di Antaranya Meninggal

206 Tenaga Medis di Sumsel Terpapar Corona, 5 di Antaranya Meninggal

Regional
Dokter Senior Meninggal karena Covid-19, Pemda Langsa Sangat Kehilangan

Dokter Senior Meninggal karena Covid-19, Pemda Langsa Sangat Kehilangan

Regional
Banjir Sisakan Kerusakan Jalan di Sampoiniet, Aceh Jaya

Banjir Sisakan Kerusakan Jalan di Sampoiniet, Aceh Jaya

Regional
TKI Parti Liyani Ternyata Berjiwa Sosial, Rumahnya Dijadikan PAUD, Suka Beri Baju dari Singapura untuk Tetangga

TKI Parti Liyani Ternyata Berjiwa Sosial, Rumahnya Dijadikan PAUD, Suka Beri Baju dari Singapura untuk Tetangga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X