Kompas.com - 15/10/2019, 21:26 WIB
Di hadapan ratusan istri prajurit, Dandim 0608/Cianjur Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani ingatkan soal bijaksana menggunakan media sosial agar tidak berurusan dengan hukum. IstimewaDi hadapan ratusan istri prajurit, Dandim 0608/Cianjur Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani ingatkan soal bijaksana menggunakan media sosial agar tidak berurusan dengan hukum.

CIANJUR, KOMPAS.com – Dandim 0608/Cianjur Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani mengingatkan istri para prajurit TNI agar senantiasa bijaksana saat menggunakan media sosial atau medsos.

Rendra menilai tidak bijak mengunggah suatu informasi yang tidak jelas sumbernya di media sosial, apalagi menyebarkan konten negatif dan provokatif yang bisa berujung pada permasalahan hukum. 

Rendra menyampaikan hal tersebut di hadapan ratusan ibu-ibu Persit Kartika Chandra, PNS AD serta para prajurit saat memberikan pembekalan panduan lengkap cara bermedia sosial yang ramah tanpa melanggar hukum di aula Makodim Cianjur, Jawa Barat, kemarin.

"Ini penting kita ingatkan kembali dan sampaikan mengingat masih banyaknya penggunaan media sosial yang secara berlebihan di kalangan masyarakat," kata Rendra dalam keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Selasa (15/10/2019).

Baca juga: Alasan Perwira TNI Dicopot gara-gara Ulah Istri di Media Sosial

Rendra mengingatkan para istri prajurit, termasuk prajurit TNI, untuk senantiasa berhati-hati mengunggah atau menyampaikan informasi lewat media sosial.

"Ibu-ibu harus lebih selektif lagi dalam memposting sesuatu. Jangan menyebarluaskan pesan ataupun informasi yang sumbernya tidak jelas dan tidak kredibel," katanya.

Rendra berharap, istri para prajurit di lingkungan Kodim Cianjur tidak ada yang tersandung permasalahan hukum yang ditimbulkan dari kegiatan bermedia sosial. 

"Semoga kita bisa lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial di setiap kesempatan," ucapnya.

Seperti diberitakan, tiga istri personel TNI harus berurusan dengan hukum lantaran mengunggah konten negatif terkait insiden penikaman Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).

Bukan hanya itu, para suami mereka juga harus menanggung akibat dari ulah tak bijaksana para istrinya di media sosial tersebut.

Baca juga: Istri Anggota Kodim Wonosobo Nyinyir di Facebook Soal Wiranto, Kodam Investigasi

Ketiga personel TNI itu harus mendapatkan sanksi hukuman berupa penahanan selama 14 hari dan dicopot dari jabatannya karena dinilai telah memenuhi pelanggaran terhadap Undang-undang Nomor 25 Tahun 2014 tentang hukum disiplin militer.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X