Setelah Wiranto Ditusuk, Kapolda Jatim Minta Pengamanan Pejabat Ditingkatkan

Kompas.com - 11/10/2019, 18:56 WIB
Kapolda Jatim, Irjen Luki Hermawan KOMPAS.com/A FAIZALKapolda Jatim, Irjen Luki Hermawan

SURABAYA, KOMPAS.com - Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan disebut telah mengeluarkan instruksi khusus kepada polres jajaran untuk meningkatkan pengamanan pejabat VIP dan VVIP, msnyusul peristiwa penusukan Menkopolhukam Wiranto di Pandeglang, Jawa Barat, Kamis (10/10/2019) kemarin.

"Pak Kapolda Jatim sudah intruksikan agar para kapolres meningkatkan pengamanan kegiatan pejabat VIP dan VVIP di daerah, menyusul peristiwa kemarin," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera, Jumat (11/10/2019).

Selain meningkatkan pengamanan, polres jajaran juga diminta memantau dan mendeteksi aktivitas kelompok tertentu yang berpotensi mengancam kamtibmas jelang hari pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024 pada 20 Oktober mendatang.

"Satuan intelijen dan reserse diminta berkoordinasi mendeteksi dan memantau potensi gangguan kamtibmas," terang Barung.

Baca juga: Hanum Rais, Jerinx SID, hingga Jonru Ginting Dilaporkan ke Polisi Atas Unggahan Penusukan Wiranto

Kamis pagi, Menkopolhukam Wiranto ditusuk pria yang diidentifikasi bernama Abu Rara dengan sebilah pisau saat baru saja turun dari mobil di Alun-alu Menes, Pandeglang, Banteng. Di kesempatan yang sama, FD, isteri AS juga sempat menusuk punggung Kapolsek Menes Kompol Daryanto.

Ajudan Wiranto dan seorang tokoh masyarakat setempat juga dikabarkan terluka dalam peristiwa tersebut.

Polisi mendeteksi AS adalah terduga teroris jaringan Jamaah Ansharu Daulah (JAD). 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X