4 Fakta Baru Pasca-kerusuhan Wamena, 2 Provokator Ditangkap

Kompas.com - 11/10/2019, 11:10 WIB
Kondisi saat sebuah bangunan terbakar menyusul aksi berujung ricuh di Wamena, Papua, Senin (23/9/2019).  Demonstran bersikap anarkistis hingga membakar rumah warga, kantor pemerintah, dan beberapa kios masyarakat pada aksi berujung ricuh yang diduga dipicu kabar hoaks tentang seorang guru yang mengeluarkan kata-kara rasis di sekolah. AFP/VINA RUMBEWASKondisi saat sebuah bangunan terbakar menyusul aksi berujung ricuh di Wamena, Papua, Senin (23/9/2019). Demonstran bersikap anarkistis hingga membakar rumah warga, kantor pemerintah, dan beberapa kios masyarakat pada aksi berujung ricuh yang diduga dipicu kabar hoaks tentang seorang guru yang mengeluarkan kata-kara rasis di sekolah.

KOMPAS.com - Kepolisian Daerah (Polda) Papua menetapkan satu tersangka baru atas kasus kerusuhan yang terjadi di Wamena, Kabupaten Wijaya, Papua, Senin (23/9/2019) lalu, tersangka diketahui berinisial EL

Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal mengatakan, jumlah tersangka kini menjadi 14 orang karena LE yang disangkakan sebagai salah satu provokator sudah berhasil ditangkap pada Rabu (9/10/2019).

Selain LE, polisi juga berhasil menangkap satu dari tiga tersangka yang sebelumnya masuk Daftar Pencarian Orang ( DPO) yakni P.


Kamal menyebut, dengan tertangkapnya P dan LE, maka sudah dua tersangka provokator kerusuhan Wamena yang berhasil diringkus.

Berikut ini fakta selengkapnya:

1. Tersangka kerusuhan Wamena jadi 14 orang

Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw.KOMPAS.com/IRSUL PANCA ADITRA Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw.

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan, penambahan 1 tersangka berdasarkan hasil pengembangan yang dilakukan penyidik.

Selain itu, berdasarkan hasil monitoring dari kamera pengawas (CCTV), foto, dan video.

"Kemarin 1 tersangka lagi ditetapkan sehingga jumlah tersangka bertambah 14 orang," kata Kapolda di Timika, Rabu (9/10/2019).

Paulus menambhakna, penegakan hukum terhadap pelaku kerusuhan juga mendapat dukungan dari tokoh-tokoh masyarakat.

"Kami akan terus kejar para pelaku. Tokoh-tokoh masyarakat juga mendukung penegakan hukum kepada para pelaku," ujar Paulus

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X