Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Walkot Semarang Dukung Program Pemberantasan Korupsi di Jateng

Kompas.com - 10/10/2019, 20:25 WIB
Wali Kota Semarang Menghadiri Acara Penandatangan Pedoman Kerjasama dan Launching Forum Kerjasama Penanganan Laporan atau Pengaduan Masyarakat di Gedung Gradhika Bhakti Praja Kantor Gubernur Jateng, Kamis (10/10/2019). Humas Pemkot SemarangWali Kota Semarang Menghadiri Acara Penandatangan Pedoman Kerjasama dan Launching Forum Kerjasama Penanganan Laporan atau Pengaduan Masyarakat di Gedung Gradhika Bhakti Praja Kantor Gubernur Jateng, Kamis (10/10/2019).

KOMPAS.com - Wali Kota (Walkot) Semarang Hendrar Prihadi atau akrab disapa Hendi mendukung segala bentuk upaya pemberantasan korupsi di Jawa Tengah (Jateng).

Hal tersebut dibuktikannya saat menandatangani Pedoman Kerja dan Launching Forum Kerja Sama Penanganan Pengaduan Masyarakat yang Berindikasi Tindak Pidana Korupsi di Kantor Gubernur Jateng, Kamis (10/10/2019).

Hendi mengatakan, dirinya mengapresiasi lahirnya inovasi program anti korupsi dalam skala Jateng tersebut.

Maka dari itu, ia menegaskan siap mendukung kesuksesan program itu dan siap mengawal dari Kota Semarang.

Baca juga: Keluhan Warga Semarang di Sistem Lapor Hendi Dipastikan Ditangani

"Ini adalah sebuah semangat bersama. Semarang sebagai bagian dari Jateng wajib memaknainya dan mendukung kesuksesan program yang telah lahir ini," ucap dia sesuai keterangan rilis yang Kompas.com terima.

Dalam upaya pemberantasan korupsi, Hendi bercerita Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang telah menjalankan sejumlah program sejenis, antara lain kanal pengaduan Lapor Hendi dan call center 112.

Hendi menilai, program tersebut bisa sejalan dan diintegrasikan dengan program kanal pengaduan korupsi di tingkat Jateng tersebut.

"Ini menjadi PR Kota Semarang," lanjut Hendi.

Baca juga: Jaga Kenyamanan Pengunjung di Kota Lama, Pemkot Semarang Gelar Car Free Night

Hendi juga mewajibkan para pejabat di lingkungan Pemkot Semarang untuk melaporkan harta kekayaan secara berkala melalui sistem Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Tak hanya itu, Hendi pun membentuk tim sapu bersih pungutan liar, menerapkan perijinan online, pengadaan lelang secara online lelang melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), pembayaran PBB melalui sistem online, serta pengurusan administrasi kependudukan secara online.

Dalam dunia pendidikan, Hendi telah memasukkan pendidikan karakter anti korupsi sebagai kurikulum pembelajaran sejak dini.

"Komitmen pencegahan korupsi ini sekaligus sebagai upaya perwujudan good governance dan peningkatan pelayanan di Semarang", tutur Hendi.

Baca juga: Wali Kota Hendi: Dengan Smart City Semarang Sukses Hadapi 2 Tantangan Besar

Sebagai informasi, kanal pengaduan untuk tindakan korupsi di Jateng bisa diakses melalui www.laporkorupsijateng.id.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengimbau masyarakat untuk tidak segan melapor jika menemukan praktik korupsi di wilayah kerjanya.

"Kita semua punya tanggung jawab. Masyarakat bisa melaporkan apa yang terjadi atau indikasi korupsi, dan bisa kita tangani bersama,” terang Ganjar.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Regional
Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Regional
Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Regional
Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Regional
Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Regional
Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Regional
Video Viral Warga Desa 'Usir' Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Video Viral Warga Desa "Usir" Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Regional
Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Regional
Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Regional
Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Regional
Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Regional
Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Regional
Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Regional
Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Regional
Hendak Bersandar, Kapal Nelayan Bali Diusir dari Kepulauan Aru

Hendak Bersandar, Kapal Nelayan Bali Diusir dari Kepulauan Aru

Regional
komentar di artikel lainnya