Risma Bakal Tindak Tegas Warga yang Halangi Laju Ambulans dan Damkar, Ini Alasannya

Kompas.com - 09/10/2019, 22:19 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini KOMPAS.COM/GHINAN SALMANWali Kota Surabaya Tri Rismaharini

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Surabaya bakal menindak tegas masyarakat yang mengganggu laju mobil Pemadam Kebakaran dan ambulans yang sedang menjalankan tugas.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, akan memasang kamera closed circuit television (CCTV) di setiap mobil ambulans dan unit kendaraan tim penolong lainnya.

Nantinya, warga yang kendaraannya terdeteksi kamera CCTV mengganggu laju kendaraan tersebut, akan dilaporkan ke pihak kepolisian agar diberi tindakan tegas.

"Mobil ambulans pemadam kebakaran dan kendaraan penolong lainnya harus mendapatkan prioritas dari pengguna jalan lain. Laju kendaraan tim penolong itu harus cepat dan tepat waktu agar mereka bisa segera membantu orang sakit dan melakukan tugas kemanusiaan lainnya," kata Risma, Rabu (9/10/2019).

Baca juga: Tinggal Setahun Lagi Pimpin Surabaya, Ini Prioritas Risma

Menurut Risma, ada banyak tantangan yang dihadapi pengemudi ambulans maupun damkar.

Ia menyebut, salah satu tantangannya adalah pengemudi harus bisa membawa kendaraan datang secepat mungkin ke lokasi warga yang membutuhkan.

Berdasarkan pengalaman yang terjadi di lapangan, sambung Risma, ia menilai banyak pengguna jalan baik kendaraan roda dua maupun empat yang mengganggu atau menghalangi laju ambulans dan mobil tim penolong lainnya.

"Bahkan, tidak jarang mereka juga membahayakan pengguna jalan lainnya," ujar Risma.

Atas alasan itulan, pihaknya membuat kebijakan denhan melengkapi kendaraan damkar maupun ambulans dengan CCTV.

Baca juga: Risma Angkat Bicara Soal Semburan Lumpur di Surabaya, Sebut Warisan Kolonial

"Nanti nomor polisi kendaraan yang terdeteksi menghalagi laju ambulan atau Damkar, bakal dilaporkan ke pihak kepolisian agar diberikan sanksi tegas. Karena sudah ada undang-undang yang mengaturnya," terang Risma.

Aturan dalam undang-undang yang dimaksud Risma adalah Pasal 134 Undang-Undang LLAJ (Lalu Lintas dan Angkutan Jalan), Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 1993.

Pasal 65 Ayat 1 menyebutkan, bahwa kendaraan ambulanns, pemadam kebakaran dan kendaraan polisi yang menyalakan sirine dalam menjalankan tugas, harus diberikan prioritas jalan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Risma Gandeng KPK untuk Rebut Kembali 4 Aset di Surabaya, Ini Daftarnya

Risma Gandeng KPK untuk Rebut Kembali 4 Aset di Surabaya, Ini Daftarnya

Regional
Posting Penusukan Wiranto, Irma Nasution, Istri Mantan Dandim Kendari Dipolisikan

Posting Penusukan Wiranto, Irma Nasution, Istri Mantan Dandim Kendari Dipolisikan

Regional
Kabut Asap Ekstrem, Pemprov Sumsel Dirikan Rumah Singgah

Kabut Asap Ekstrem, Pemprov Sumsel Dirikan Rumah Singgah

Regional
2 Anak Wakil Gubernur Sumsel Ambil Formulir Calon Bupati Ogan Ilir di 3 Parpol

2 Anak Wakil Gubernur Sumsel Ambil Formulir Calon Bupati Ogan Ilir di 3 Parpol

Regional
Dua Pembunuh Sopir Mobil Rental Jadi yang Pertama Terima Vonis Mati dari PN Garut

Dua Pembunuh Sopir Mobil Rental Jadi yang Pertama Terima Vonis Mati dari PN Garut

Regional
Tunggakan Air 106 Perusahaan di Samarinda Capai Rp 6,9 Miliar

Tunggakan Air 106 Perusahaan di Samarinda Capai Rp 6,9 Miliar

Regional
Pendapat Ahli soal Fenomena Ikan dan Biota Laut yang Mati di Maluku

Pendapat Ahli soal Fenomena Ikan dan Biota Laut yang Mati di Maluku

Regional
Dua Pembunuh Sopir Mobil Rental di Garut Divonis Hukuman Mati

Dua Pembunuh Sopir Mobil Rental di Garut Divonis Hukuman Mati

Regional
Adiknya Disinggung di Medsos, 7 Pemuda Aniaya Juru Parkir di Makassar hingga Tewas

Adiknya Disinggung di Medsos, 7 Pemuda Aniaya Juru Parkir di Makassar hingga Tewas

Regional
'Saya Ingin Berbagi dengan Mereka yang Sama-sama Kehilangan Kakinya Seperti Saya'

"Saya Ingin Berbagi dengan Mereka yang Sama-sama Kehilangan Kakinya Seperti Saya"

Regional
Kondisi Membaik, Kapolsek Menes, Polisi yang Ditusuk Saat Menolong Wiranto Tinggalkan RS

Kondisi Membaik, Kapolsek Menes, Polisi yang Ditusuk Saat Menolong Wiranto Tinggalkan RS

Regional
Polisi Periksa Tersangka Kasus Penyunatan Gaji 175 Veteran di Tabanan

Polisi Periksa Tersangka Kasus Penyunatan Gaji 175 Veteran di Tabanan

Regional
Diduga Gangguan Jiwa, Pria di Takalar Menebas Leher Seorang Kakek

Diduga Gangguan Jiwa, Pria di Takalar Menebas Leher Seorang Kakek

Regional
Fakta di Balik Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Pemberlakuan Tarif Tak Disosialisasikan

Fakta di Balik Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Pemberlakuan Tarif Tak Disosialisasikan

Regional
Keroyok Sipir, 3 Napi Lapas Sabang Aceh Kabur

Keroyok Sipir, 3 Napi Lapas Sabang Aceh Kabur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X