Kompas.com - 06/10/2019, 20:04 WIB
Rektor Unpad periode 2019-2024, Prof Rina Indiastuti. KOMPAS.com/RENI SUSANTIRektor Unpad periode 2019-2024, Prof Rina Indiastuti.

BANDUNG, KOMPAS.com – Prof Rina Indiastuti terpilih menjadi rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) periode 2019-2024. Ia menjadi rektor perempuan pertama Unpad.

“Kebetulan baru sekarang (rektor perempuan). Sesuatu takdir kita tidak bisa berdebat kenapa. Mungkin memang takdirnya begitu,” ujar Rina di Bandung, Minggu (6/10/2019).

Baca juga: Rina Indiastuti Terpilih Jadi Rektor Unpad secara Aklamasi

Rina merupakan guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpad. Ia lahir di Kediri, 10 Januari 1961.

Rina menyelesaikan studi Sarjana Ekonomi di Unpad pada 1984, Magister Manajemen Industri di ITB pada 1989, dan Doktor Ekonomi Industri di Osaka Prefecture University, Jepang, pada 1999.

Ia pernah menjabat sebagai Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Unpad 2009-2012, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Sistem Informasi, dan Keuangan pada 2012-2015.

Pada 2017-2019, Rina menjadi Sekretaris Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia kemudian menjadi Plt Rektor Unpad menggantikan rektor sebelumnya yang habis masa jabatan, Tri Hanggono Achmad. 

Rina akan dilantik sebagai Rektor Unpad melalui upacara pelantikan yang akan digelar di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No 35, Bandung, Senin (7/10/2019).

Baca juga: Ini Pesan Ridwan Kamil untuk Calon Rektor Unpad dan ITB

Seperti diketahui, Unpad berdiri 11 September 1957. Hingga kini sudah ada 11 rektor yang memimpin kampus yang berada di Kota Bandung, Kabupaten Sumedang, dan Pangandaran tersebut.

Adapun Rina menjadi rektor ke-12 dan menjadi rektor perempuan pertama di Unpad. Dikutip dari laman resmi Unpad, berikut ke-11 rektor sebelum Rina:

-1957-1961: Prof. Iwa Koesoemasoemantri

-1961-1964: Prof. R. G. Soeria Soemantri, drg

-1964-1966: Moh Sanusi Hardjadinata

-1966-1973: Prof. R. S. Soeria Atmadja

-1973-1974: Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja, S.H., LL.M

-1974-1982: Prof. Dr. Hindersah Wiraatmadja

-1982-1990: Prof. Dr. Yuyun Wirasasmita, M.Sc

-1990-1998: Prof. Dr. Maman P Rukmana

-1998-2007: Prof. Dr. A Himendra Wargahadibrata, dr., Sp.An., KIC

-2007-2015: Prof. Dr. Ir. Ganjar Kurnia, DEA

-2015–2019: Prof. Dr. med. Tri Hanggono Achmad, dr.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.