Padamkan Api di Gunung Slamet, Personel Mesti Tempuh Jalan Kaki 8 Jam

Kompas.com - 21/09/2019, 21:08 WIB
Anggota tim gabungan karhutla Gunung Slamet di area hutan yang telah terbakar di perbatasan Kabupaten Brebes dan Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (20/9/2019). KOMPAS.COM/DOK TIM KARHUTLA GUNUNG SLAMETAnggota tim gabungan karhutla Gunung Slamet di area hutan yang telah terbakar di perbatasan Kabupaten Brebes dan Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (20/9/2019).

BANYUMAS, KOMPAS.com - Personel gabungan masih berupaya memadamkan api di hutan lereng Gunung Slamet, tepatnya Dusun Kalipagu, Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Kusworo, relawan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas yang turut dalam tim gabungan mengatakan, hutan yang terbakar berada di ketinggian 3.000 mdpl.

Salah satu kesulitan yang dialami adalah jauhnya jarak tempuh ke titik api.

"Kalau dari Kaligua (Kabupaten Brebes) kemarin, saya dan lainnya jalan kaki sekitar lima jam. Kalau dari arah Baturraden (Kabupaten Banyumas) butuh waktu delapan jam. Kalau warga lokal itu bisa lima jam," kata Kusworo di di Posko Karhutla Gunung Slamet Baturraden, Kabupaten Banyumas, Sabtu (21/9/2019).

Baca juga: Jatuh Bangun Petugas Padamkan Kebakaran Gunung Slamet, Tulang Retak hingga Kena Hipoksia

Titik api awalnya muncul di kawasan hutan dilayah Kabupaten Brebes dan tegal. Rupanya, titik api merembet ke bagian atas punggungan, bahkan merembet juga ke lereng gunung yang menjadi perbatasan Kabupaten Brebes dan Banyumas.

"Saya kemarin berada di Kaligua. Kami naik ke sana masuk ke petak 58D-10. Setelah, padam ternyata api merembet ke petak 58D-12. Itu apinya sangat besar, satu jam bisa sampai 1 hektar lebih (yang terbakar)," tutur Kusworo.

Seperti diketahui, Kamis (19/9/2019) lalu, tim gabungan diberangkatkan dari posko yang didirikan di Kabupaten Brebes.

Kemudian Jumat (20/9/2019) malam posko dipindah ke Baturraden setelah api mengarah ke wilayah Kabupaten Banyumas.

Komandan Kodim 0701/Banyumas Letkol Inf Chandra mengatakan bahwa pemadaman kebakaran terkendala medan yang sulit. Lokasi berada di ketinggian dengan medan yang terjal.

Baca juga: Ratusan Personel Gabungan Dikerahkan untuk Kendalikan Titik Api di Gunung Slamet

Pihaknya masih terus memantau perkembangan terbaru tiga tim yang masih berupaya memadamkan api. Tim tersebut diberangkatkan dari Baturraden Jumat malam.

"Satu tim kurang lebih 40 orang. Apabila ada perkembangan situasi akan kita naikkan lagi ke atas sambil melihat bagaimana perkembangan dari laporan tim satu juga," jelas Chandra.

Sejak Kamis sendiri, pemerintah setempat telah mengerahkan lebih dari 400 personel gabungan dari unsur TNI, Polri dan masyarakat.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Disertai Angin Kencang di Pangkal Pinang, Pagar Rumah Sakit Ambruk

Hujan Disertai Angin Kencang di Pangkal Pinang, Pagar Rumah Sakit Ambruk

Regional
Hendak Menembak Saat Ditangkap, Residivis Curanmor Ditembak Mati Polisi

Hendak Menembak Saat Ditangkap, Residivis Curanmor Ditembak Mati Polisi

Regional
Seorang Mahasiswi di Makassar Ditemukan Tewas Dalam Kamar, Ternyata Dibunuh Kekasih

Seorang Mahasiswi di Makassar Ditemukan Tewas Dalam Kamar, Ternyata Dibunuh Kekasih

Regional
Atap Kelas SDN Ambruk, Anggota DPRD Jember Sebut karena Lelang “Gila-gilaan”

Atap Kelas SDN Ambruk, Anggota DPRD Jember Sebut karena Lelang “Gila-gilaan”

Regional
Pemohon SIM di Polres Gresik Harus Lolos Tes Psikologi

Pemohon SIM di Polres Gresik Harus Lolos Tes Psikologi

Regional
Curi Celana Dalam dan Sabun di Minimarket, Pria Ini Ditangkap

Curi Celana Dalam dan Sabun di Minimarket, Pria Ini Ditangkap

Regional
Warga Ramai-ramai ke DPRD DIY Cari Bantuan Hukum Gratis

Warga Ramai-ramai ke DPRD DIY Cari Bantuan Hukum Gratis

Regional
Karung Pasir Ditumpuk Cegah Longsor Susulan di Jalan Penghubung Balikpapan-Samarinda

Karung Pasir Ditumpuk Cegah Longsor Susulan di Jalan Penghubung Balikpapan-Samarinda

Regional
Emil Dardak Curhat Terlambat karena Jalan ke Jember Sempit, Langsung Telepon Kementerian PU

Emil Dardak Curhat Terlambat karena Jalan ke Jember Sempit, Langsung Telepon Kementerian PU

Regional
Oded Sebut Rusuh Saat Penggusuran Tamansari akibat Provokasi dari Luar

Oded Sebut Rusuh Saat Penggusuran Tamansari akibat Provokasi dari Luar

Regional
Disaksikan Istri, Petani Kopi di Lahat Tewas Diterkam Harimau

Disaksikan Istri, Petani Kopi di Lahat Tewas Diterkam Harimau

Regional
Melihat Indahnya Setigi Gresik, Istana Batu Kapur Perpaduan Honai Papua

Melihat Indahnya Setigi Gresik, Istana Batu Kapur Perpaduan Honai Papua

Regional
Polda Jabar Selidiki Video Polisi Pukul Penolak Penggusuran Tamansari

Polda Jabar Selidiki Video Polisi Pukul Penolak Penggusuran Tamansari

Regional
Satgas Tinombala Buru Mujahidin Indonesia Timur, Penembak Anggota Brimob di Parigi

Satgas Tinombala Buru Mujahidin Indonesia Timur, Penembak Anggota Brimob di Parigi

Regional
Temukan Jejak Harimau di Riau, BBKSDA Beberkan Cara Hindari Serangan

Temukan Jejak Harimau di Riau, BBKSDA Beberkan Cara Hindari Serangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X