Berboncengan, 2 Warga Tewas Tertabrak KA Saat Seberangi Rel, Sudah Diperingatkan Warga

Kompas.com - 19/09/2019, 21:58 WIB
Nekat melintasi jalur kereta api tanpa palang pintu, warga Kabupaten Sragen tewas tertabrak kereta api Brantas. DOK. POLRES NGAWINekat melintasi jalur kereta api tanpa palang pintu, warga Kabupaten Sragen tewas tertabrak kereta api Brantas.

NGAWI, KOMPAS.com – Ranti (45) dan Sukini (35), pengendara sepeda motor yang tengah berboncengan asal Desa Tunggal Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, tewas tertabrak Kereta Api Brantas jurusan Blitar - Pasar Senen, Kamis (19/9/2019) sekitar pukul 17.30 WIB.

Kapolsek Mantingan AKP Suparno mengatakan, keduanya tewas saat melintas di perlintasan kereta api tanpa palang perlintasan, di Desa Pakah, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi.

“Kejadiannya sekira jam 17.30 WIB. Keduanya mengendarai sepeda motor Beat,” ujar Suparno melalui pesan WhatsApp, Kamis.

Baca juga: Ini Kronologi 4 Penumpang Mobil Datsun Tewas Tertabrak Kereta Api

Sebelum melintas, beberapa warga sudah berteriak bahwa akan ada kereta api yang lewat.

Namun, keduanya tetap nekad melintas.

"Sudah diteriaki warga bahwa ada kereta yang akan lewat, tapi mereka tidak menghiraukan peringatan warga,” ujar Suparno.

Baca juga: Mobil Datsun Go Panca Tertabrak Kereta, 4 Orang Tewas

Karena tabrakan yang keras, motor yang dikendarai keduanya mengalami kerusakan parah, kedua pengendara terlempar hingga 50 meter.

Ranti dan Sukini tewas di tempat dengan menderita luka parah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir di Cirebon, Ratusan Rumah Terendam Air hingga 1 Meter

Banjir di Cirebon, Ratusan Rumah Terendam Air hingga 1 Meter

Regional
Beredar Pesan Kasdim 0817 Gresik Meninggal Pasca Vaksinasi Corona, Wabup Pastikan Hoaks

Beredar Pesan Kasdim 0817 Gresik Meninggal Pasca Vaksinasi Corona, Wabup Pastikan Hoaks

Regional
Ini Alasan Syaiful Bahri Gunakan Tanda Tangan ala Konoha di KTP-nya

Ini Alasan Syaiful Bahri Gunakan Tanda Tangan ala Konoha di KTP-nya

Regional
Muara Sungai Progo yang Selalu Penuh Sampah pada Musim Hujan

Muara Sungai Progo yang Selalu Penuh Sampah pada Musim Hujan

Regional
Ajak Turis Asing Ramai-ramai ke Bali hingga Viral, Kristen Gray Dicari Petugas

Ajak Turis Asing Ramai-ramai ke Bali hingga Viral, Kristen Gray Dicari Petugas

Regional
796 TKA di Bintan Telah Kembali ke China

796 TKA di Bintan Telah Kembali ke China

Regional
Viral Foto Tanda Tangan di KTP ala Lambang Konoha, Begini Ceritanya

Viral Foto Tanda Tangan di KTP ala Lambang Konoha, Begini Ceritanya

Regional
Remaja 17 Tahun Pengeroyok Petugas SPBU di Makassar Ditangkap

Remaja 17 Tahun Pengeroyok Petugas SPBU di Makassar Ditangkap

Regional
Sempat Tutup akibat Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kerjo Karanganyar Dibuka Lagi

Sempat Tutup akibat Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kerjo Karanganyar Dibuka Lagi

Regional
Cerita Penghuni Rutan Melawan Covid-19, dari Vitamin hingga Aerobik

Cerita Penghuni Rutan Melawan Covid-19, dari Vitamin hingga Aerobik

Regional
Nomor WhatsApp Bupati Kebumen Diretas, Ahli Digital Forensik Beberkan 3 Modus Pelaku

Nomor WhatsApp Bupati Kebumen Diretas, Ahli Digital Forensik Beberkan 3 Modus Pelaku

Regional
Hujan Semalaman, 21 Rumah di Banyuasin Sumsel Terendam Banjir

Hujan Semalaman, 21 Rumah di Banyuasin Sumsel Terendam Banjir

Regional
Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Regional
Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Regional
Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X