Kompas.com - 19/09/2019, 17:38 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Seorang programer muda kelas 3 SMK Telkom Malang, Hafiz Naufal Rahman, bersama kedua rekannya Muhamad Andika Tata dan Yusuf Wibisono, merancang aplikasi mobile bernama Si Bowo yang merupakan singkatan dari sinau boso Jowo atau belajar bahasa Jawa.

Hafiz bersama dua rekannya mencetuskan ide membuat aplikasi berbasis android tersebut berawal dari rasa keprihatinannya terhadap generasi muda, khususnya di daerah-daerah Jawa yang sudah mulai luntur penggunaan bahasa Jawa.

Dengan dipandu oleh sang guru Muhamad Arifin, lewat aplikasi Si Bowo, dirinya berhasil menyabet juara pertama kategori pelajar dalam ajang Lomba Aplikasi Mobile Ki Hajar 2019.

Lomba itu digelar oleh Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan (BPMPK) Kemendikbud di Hotel Pandanaran, Semarang, Kamis (19/9/2019).

Baca juga: Kabut Asap Ganggu Penerbangan Rute Semarang-Kalimantan

"Jadi, saya membuat aplikasi Si Bowo untuk mempermudah belajar bahasa Jawa. Karena saya prihatin dengan anak muda sekarang yang sudah mulai menurun penggunaan bahasa Jawa. Dadi wong Jowo ojo sampek ilang Jowone (Jadi orang Jawa jangan sampai hilang Jawa-nya)," ujar Hafiz, kepada Kompas.com.

Anak pertama dari pasangan Abd Rahman dan Mei Triwanti ini membeberkan, aplikasi yang dirancang itu berisi tata cara penggunaan bahasa Jawa yang baik dan menyenangkan.

Diharapkan aplikasi tersebut dapat menggugah minat mempelajari bahasa Jawa untuk semua kalangan.

"Dalam aplikasi ini ada sekitar 700 kosakata umum bahasa Jawa. Selain itu, berisi beberapa fitur pengetahuan antara lain penggunaan bahasa Jawa, kosakata bahasa Jawa, penerjemah dan peribahasa serta ada juga kuis/game. Proses pembuatannya selama satu bulan dari bulan Juli lalu," kata dia.

Dengan prestasinya, aplikasi Si Bowo dan para pemenang lainnya akan dipasang di website m-edukasi.kemdikbud.go.id dan bisa diunduh secara gratis.

Baca juga: Rumah Rusak Berat akibat Ledakan di Mako Brimob Semarang Diperbaiki

Sebelumnya, pelajar jurusan rekayasa perangkat lunak ini sudah merancang setidaknya lima aplikasi berbasis android hingga kembali menyabet juara di ajang lomba Telkom University dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Sementara itu, Kepala BPMPK, Toni Setyawan mengatakan, lomba tahun ini ada sebanyak 120 finalis yang terdiri dari 4 kategori.

Masing-masing kategori pemenangnya ada 30 orang dengan total hadiah sebesar Rp 408 juta.

"Lomba ini sudah tahun ke delapan. Sudah banyak konten yang dihasilkan. Semua konten hasil lomba bisa dimanfaatkan masyarakat Indonesia dengan mengunduh di website m-edukasi.kemdikbud.go.id," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub Uu Dukung Pencanangan Pariwisata Berbasis HAM di Jabar untuk Pulihkan Ekonomi Pariwisata

Wagub Uu Dukung Pencanangan Pariwisata Berbasis HAM di Jabar untuk Pulihkan Ekonomi Pariwisata

Regional
Uu Sebut Porpov Jabar 2022 Bisa Jadi Bahan Evaluasi Pembinaan Atlet

Uu Sebut Porpov Jabar 2022 Bisa Jadi Bahan Evaluasi Pembinaan Atlet

Regional
Penerbangan Internasional Dibuka, Gubernur Riau: Sudah Lama Dinanti Investor

Penerbangan Internasional Dibuka, Gubernur Riau: Sudah Lama Dinanti Investor

Regional
Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Regional
Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Regional
Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Regional
Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Regional
Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Regional
Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Regional
Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.