Kualitas Udara Berbahaya karena Kabut Asap, Warga Boleh Gratis Berobat

Kompas.com - 17/09/2019, 12:48 WIB
Foto udara kondisi kabut asap masih menyelimuti Kota Palangkaraya KOMPAS.com/KURNIA TARIGANFoto udara kondisi kabut asap masih menyelimuti Kota Palangkaraya


PALANGKARAYA, KOMPAS.com – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan masih menyelimuti Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Selasa (17/9/2019).

Meski kabut asap lebih tipis dari hari sebelumnya, kualitas pencemaran udara masih pada katagori berbahaya.

Untuk itu, warga yang menderita sakit karena kabut asap akan dibebaskan dari semua biaya pengobatan.

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah telah melakukan koordinasi dan instruksi kepada seluruh kepala daerah di Kalimantan Tengah, agar membebaskan semua biaya pengobatan.

Kebijakan itu juga berlaku bagi warga yang tidak memiliki kartu BPJS.

Kepala Dinkes Provinsi Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul mengatakan, Pemerintah Kalimantan Tengah telah melakukan berbagai upaya dalam kondisi kabut asap seperti saat ini, khususnya terkait dengan kesehatan warga.

“Selain membagikan masker, obat dan vitamin yang diperlukan warga dalam kondisi seperti ini, pemerintah juga telah mendirikan sedikitnya 18 rumah oksigen yang dibuka selama 24 jam untuk keperluan warga”, kata Suyuti saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (16/9/2019).

Baca juga: Sebanyak 6.025 Warga Kalbar Tercatat Menderita ISPA

Biasanya, sejak pukul 08.00 pagi, Kota Palangkaraya sudah mulai diselimuti kabut asap yang cukup tebal dan pekat.

Namun, pada Senin pagi, kabut asap tidak setebal dan sepekat hari sebelumnya.

Begitu juga dengan jarak pandang di ruas jalan yang semakin terang dan jauh. Aktivitas warga kota Palangkaraya masih berjalan seperti biasanya.

Meski demikian, kualitas pencemaran udara di kota Palangkaraya masih pada kategori berbahaya.

Menurut data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tjilik Riwut Palangkaraya, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) masih sangat berbahaya untuk kesehatan warga.

“Diharapkan kepada semua warga, sebisa mungkin untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan atau rumah. Apabila harus melakukan aktivitas, gunakanlah pelindung pernapasan atau masker,” kata Suyuti.

Baca juga: Baru Dilantik, Anak Wali Kota Medan Dikritik karena Merokok...

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagikan Sembako di 4 Daerah, Kang Emil: 2/3 Warga Jabar Butuh Bantuan

Bagikan Sembako di 4 Daerah, Kang Emil: 2/3 Warga Jabar Butuh Bantuan

Regional
Stop Penularan Covid-19, Jabar Maksimalkan Lakukan 'Contact Tracing'

Stop Penularan Covid-19, Jabar Maksimalkan Lakukan "Contact Tracing"

Regional
Kapal Tenggelam Dihantam Gelombang, 5 Penumpang Hilang, 1 Selamat

Kapal Tenggelam Dihantam Gelombang, 5 Penumpang Hilang, 1 Selamat

Regional
Kasus Penganiayaan Pengemudi Ojol, Tersangka Sempat Mengancam akan Menembak Korban

Kasus Penganiayaan Pengemudi Ojol, Tersangka Sempat Mengancam akan Menembak Korban

Regional
Sebelum Hilang Misterius, Pendaki di Gunung Guntur Sempat Begadang hingga Jam 2 Pagi

Sebelum Hilang Misterius, Pendaki di Gunung Guntur Sempat Begadang hingga Jam 2 Pagi

Regional
Pilkada Banyuwangi 2020, PDI-P Beri Rekomendasi untuk Istri Bupati Azwar Anas

Pilkada Banyuwangi 2020, PDI-P Beri Rekomendasi untuk Istri Bupati Azwar Anas

Regional
Duduk Perkara Penganiayaan Pengemudi Ojol di Pekanbaru, Berawal Saling Klakson

Duduk Perkara Penganiayaan Pengemudi Ojol di Pekanbaru, Berawal Saling Klakson

Regional
Pilkada Gresik 2020, Rekomendasi PKB Turun kepada Pasangan Qosim-Alif

Pilkada Gresik 2020, Rekomendasi PKB Turun kepada Pasangan Qosim-Alif

Regional
Beri Mahar Sandal Jepit dan Segelas Air, Pengantin Pria: Tak Ada Niat Ingin Viral

Beri Mahar Sandal Jepit dan Segelas Air, Pengantin Pria: Tak Ada Niat Ingin Viral

Regional
Bentrok di Madina, 3 Warga Menyerahkan Diri, Total 17 Diamankan

Bentrok di Madina, 3 Warga Menyerahkan Diri, Total 17 Diamankan

Regional
Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Suap, Bupati Kutai Timur Dipecat Nasdem

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Suap, Bupati Kutai Timur Dipecat Nasdem

Regional
Tawa Lepas 2 Gadis Cilik di Tengah Kepungan Banjir di Kotawaringin Barat

Tawa Lepas 2 Gadis Cilik di Tengah Kepungan Banjir di Kotawaringin Barat

Regional
Kronologi ABK Jatuh dari Kapal dan Hilang di Laut Aru, Berawal Perbaiki Lampu Rusak

Kronologi ABK Jatuh dari Kapal dan Hilang di Laut Aru, Berawal Perbaiki Lampu Rusak

Regional
Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru Ternyata dalam Pengaruh Narkoba

Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru Ternyata dalam Pengaruh Narkoba

Regional
Detik-detik Pendaki Hilang di Gunung Guntur, Berhasil Ditemukan Berkat Ritual Penjaga Parkir

Detik-detik Pendaki Hilang di Gunung Guntur, Berhasil Ditemukan Berkat Ritual Penjaga Parkir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X