Titik Api Kembali Muncul di Hutan Lereng Gunung Slamet

Kompas.com - 16/09/2019, 16:01 WIB
Kobaran api membakar hutan pinus di lereng bagian timur Gunung Slamet pada petak 58a, terlihat dari Desa Serang, Karang Reja, Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis (12/9/2019). Kobaran api semakin meluas karena upaya pemadaman yang masih terus dilakukan oleh seratusan personel gabungan dari SAR, Polisi dan warga, terkendala medan yang sulit dan tidak tersedianya pasokan air serta peralatan untuk melakukan pemadaman. ANTARA FOTO/IDHAD ZAKARIAKobaran api membakar hutan pinus di lereng bagian timur Gunung Slamet pada petak 58a, terlihat dari Desa Serang, Karang Reja, Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis (12/9/2019). Kobaran api semakin meluas karena upaya pemadaman yang masih terus dilakukan oleh seratusan personel gabungan dari SAR, Polisi dan warga, terkendala medan yang sulit dan tidak tersedianya pasokan air serta peralatan untuk melakukan pemadaman.

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Kebakaran dilaporkan kembali terjadi di hutan lereng Gunung Slamet, Dukuh Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga kembali terjadi, Senin (16/9/2019).

Koordinator Lapangan SAR Purbalingga Slamet Ardiansyah mengatakan, kebakaran kembali terjadi di lokasi yang sebelumnya terbakar, tepatnya di petak 58A.

"Situasi kebakaran hutan pinus petak 58A, pada Senin pukul 12:30 WIB. Teramati dari Pondok Pemuda masih ada kepulan asap di sektor 4," kata Slamet melalui pesan singkat, Senin.

Baca juga: Bayi Meninggal Diduga Terkena ISPA, Gubernur Sumsel Sarankan Autopsi

Slamet mengatakan, pihak terkait telah memberangkatkan tim gabungan dari beberapa unsur ke lokasi untuk menangani kebakaran.

Sebelumnya, Kebakaran pertama kali diketahui pada Rabu (11/9/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Tim gabungan sempat memadamkan kobaran api di hutan lereng Gunung Slamet, Jumat (13/9/2019) sore.

Total luas area yang terbakar sekitar 14,3 hektar dengan kerugian diperkirakan lebih dari Rp 100 juta.

Baca juga: Hutan Lindung Gunung Slamet yang Terbakar Capai 14,3 Hektare

Kebakaran berada pada koordinat 7°13’59,23” LS dan 109°15’27,34” BT sampai dengan 7°13’55,79” LS dan 109°15’12,16” BT dengan ketinggian 1.800 mdpl.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sambut Ibu Kota Negara, Balikpapan Kirim ASN Belajar di Singapura

Sambut Ibu Kota Negara, Balikpapan Kirim ASN Belajar di Singapura

Regional
Densus 88 Tangkap Pasangan Suami Istri di Semarang

Densus 88 Tangkap Pasangan Suami Istri di Semarang

Regional
Kisah Siswa SD di Flores Pikul Jeriken Isi 5 Liter Air Tiap Hari, Bangun Lebih Pagi hingga Jalan Kaki 5 Km

Kisah Siswa SD di Flores Pikul Jeriken Isi 5 Liter Air Tiap Hari, Bangun Lebih Pagi hingga Jalan Kaki 5 Km

Regional
Temui Para Guru di Wamena, Mendikbud Jamin Keamanan

Temui Para Guru di Wamena, Mendikbud Jamin Keamanan

Regional
Sayembara Menangkap Pelaku Pembakaran Gunung Kareumbi Jabar, Hadiahnya Jutaan Rupiah

Sayembara Menangkap Pelaku Pembakaran Gunung Kareumbi Jabar, Hadiahnya Jutaan Rupiah

Regional
Penusukan Wiranto, Menteri Agama Minta Semua Pihak Gaungkan Moderasi Beragama

Penusukan Wiranto, Menteri Agama Minta Semua Pihak Gaungkan Moderasi Beragama

Regional
Kisah Anak Bawa Pulang Jasad Ibu karena Rindu, Sempat Diinapkan di Rumah dan Alami Gangguan Jiwa

Kisah Anak Bawa Pulang Jasad Ibu karena Rindu, Sempat Diinapkan di Rumah dan Alami Gangguan Jiwa

Regional
Usai Bagikan KIA yang Pecahkan Rekor Muri, Bupati Bantul Panggul Anak

Usai Bagikan KIA yang Pecahkan Rekor Muri, Bupati Bantul Panggul Anak

Regional
Usulan Pembentukan Provinsi Surakarta Dapat Penolakan, Ini Kata Bupati Karanganyar

Usulan Pembentukan Provinsi Surakarta Dapat Penolakan, Ini Kata Bupati Karanganyar

Regional
Bocah 14 Tahun Sopiri Pikap, Menabrak Pengendara Motor hingga Tewas

Bocah 14 Tahun Sopiri Pikap, Menabrak Pengendara Motor hingga Tewas

Regional
7 Tahun Beraksi, Komplotan Curanmor Larikan 5 Motor Sehari, Jual Ribuan Kendaraan

7 Tahun Beraksi, Komplotan Curanmor Larikan 5 Motor Sehari, Jual Ribuan Kendaraan

Regional
Asap Keluar dari Kap Mesin, Agya Tiba-tiba Meledak dan Terbakar

Asap Keluar dari Kap Mesin, Agya Tiba-tiba Meledak dan Terbakar

Regional
Saat Suami Pertama Kali Bertemu Pembunuh dan Pemutilasi Istrinya...

Saat Suami Pertama Kali Bertemu Pembunuh dan Pemutilasi Istrinya...

Regional
Mendikbud: Ada Ketimpangan Pendidikan di Wamena dan Nduga Dibandingkan Daerah Lain

Mendikbud: Ada Ketimpangan Pendidikan di Wamena dan Nduga Dibandingkan Daerah Lain

Regional
415 Titik Api Masih Muncul di Sumsel, Udara Palembang Ada di Level Tidak Sehat

415 Titik Api Masih Muncul di Sumsel, Udara Palembang Ada di Level Tidak Sehat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X