Kompas.com - 14/09/2019, 15:28 WIB
Ketua DPW PKS Riau Hendry Munief melihat warga yang terpapar kabut asap sedang berobat dan mengungsi di posko kesehatan di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (13/9/2019). KOMPAS.COM/IDON TANJUNGKetua DPW PKS Riau Hendry Munief melihat warga yang terpapar kabut asap sedang berobat dan mengungsi di posko kesehatan di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (13/9/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih pekat menyelimuti wilayah Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (14/9/2019).

Warga yang terpapar asap makin banyak mengungsi ke posko kesehatan yang dibuka DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Riau. 

Deputi Humas DPW PKS Riau Enda Inspirasi mengatakan, hari ini jumlah pengungsi bertambah.

"Dari pagi sampai siang bertambah 85 orang. Sebelumnya ada 75 orang. Jadi totalnya sampai saat ini 160 orang," kata Enda kepada Kompas.com, Sabtu.

Baca juga: Pekanbaru Diselimuti Asap Pekat, Penderita ISPA Meningkat

Dia menyebutkan, pengungsi terdiri dari anak-anak, orangtua, bayi, lansia, ibu hamil, dan ibu menyusui. Para pengungsi berada di ruang steril yang dilengkapi AC.

Selain mengungsi, kata Enda, warga juga banyak yang datang berobat ke posko kesehatan. Rata-rata warga mengeluhkan sesak napas, batuk pilek, muntah-muntah, pusing, dan demam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Beberapa pasien ada yang diberikan oksigen dan nebulizer," kata Enda.

Dia menyampaikan, selain warga datang sendiri mengungsi ke posko kesehatan, PKS Riau juga melayani antarjemput.

"Sudah banyak warga yang kami jemput karena warga tidak memiliki kendaraan. Warga yang kami jemput ini ada yang tinggal di Pekanbaru, Kabupaten Kampar, bahkan di Duri, Kabupaten Bengkalis," kata Enda.

Dia menambahkan, masyarakat yang ingin dijemput untuk ke posko kesehatan bisa menghubungi call center di 082385035313. 

Sebagaimana diketahui, sudah lima hari kabut asap pekat menyelimuti wilayah Pekanbaru. 

Dampak kabut asap sudah sangat banyak dirasakan warga. 

Baca juga: Pekanbaru Dikepung Kabut Asap Pekat, Ibu Hamil hingga Balita Dilarang Keluar Rumah

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, perbanyak minum air putih, makan sayur, dan vitamin untuk meningkatkan stamina tubuh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.