12 Orang Jadi Korban Asap Karhutla Riau, Mayoritas Anak-anak dan Ibu Menyusui

Kompas.com - 14/09/2019, 13:38 WIB
Kabut asap pekat dengan jarak pandang sekitar 300 meter di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (13/9/2019). KOMPAS.COM/IDON TANJUNGKabut asap pekat dengan jarak pandang sekitar 300 meter di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (13/9/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Sebanyak 12 warga yang terpapar kabut asap disebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dievakuasi tim relawan posko kesehatan DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau.

Warga yang dievakuasi rata-rata mengeluhkan sesak napas, demam, dan batuk filek.

"Tadi malam, Jumat (13/9/2019) sekitar pukul 23.00 WIB, tim relawan posko kesehatan PKS Riau mengevakuasi 12 warga yang terdampak kabut asap," kata Deputi Humas DPW PKS Riau, Enda Inspirasi.

Baca juga: Batal Mendarat karena Kabut Asap, Dua Penerbangan Kembali ke Bandara Asal

Warga yang dievakuasid berasal dari Kecamatan Rumbai 3 orang, Kecamatan Tampan 2 orang, Kecamatan Sail 4 orang.

Tak hanya warga Pekanbaru, tiga orang di antaranya merupakan warga Kota Duri, Kabupaten Bengkalis. Tim relawan relawan PKS Riau rela menempuh perjalanan lebih kurang tiga jam dari Pekanbaru.

Warga yang dievakuasi ada anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan orang tua yang terpapar kabut asap.

Bahkan, kata dia, salah seorang anak perempuan yang dievakuasi sudah tiga hari sakit.

"Ada satu anak bernama Adelia usia tujuh tahun, anak dari Ibu Ayi Nuandra (36), warga Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru. Kemudian satu anak Ibu Ayi yang laki-laki, Akif usia lima tahun, juga demam karena asap. Jadi tadi malam kami evakuasi," kata Enda.

Setelah sampai di posko, warga diberikan penanganan medis oleh dokter Arnita Sari.

"Dokter Arnita Sari secara sukarela membantu warga (korban asap) di posko kesehatan PKS Riau. Dia ini juga anggota DPRD Provinsi Riau," ucap Enda.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Regional
Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Regional
Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Regional
Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Regional
Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Regional
Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Regional
Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Regional
60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

Regional
Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Regional
Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Regional
Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Regional
174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X