Gara-gara Kualitas Udara Buruk, 2.188 Balita di Sumsel Terkena ISPA

Kompas.com - 11/09/2019, 16:48 WIB
Ilustrasi. THINKSTOCKIlustrasi.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Selatan mencatat, sebanyak 2.188 balita terkena Infeksi Saluran Pernapasan Akut ( ISPA) dari Minggu keempat Agustus hingga 2 September 2019.

Hal itu terjadi akibat kualitas udara yang kian memburuk.

Dari total tersebut, Palembang menjadi kota tertinggi dengan penderita ISPA pada balita mencapai 276 untuk usia di bawah satu tahun. Kemudian, di usia satu sampai lima tahun, mencapai 819.

Setelah Palembang, Kabupaten Ogan Ilir juga memiliki penderita ISPA pada balita terbanyak kedua.

Baca juga: Titik Panas Bertambah, Sebagian Wilayah Kepri Kini Diselimuti Kabut Asap

Total penderitanya, mencapai 483 dengan rincian, 142 penderita di usia bawah satu tahun, selanjutnya, sebanyak 341 penderita usia satu sampai lima tahun.

Berikutnya adalah kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Balita yang terkena ISPA di sini sebanyak 375 orang.

Rincianya, usia di bawah satu tahun 89 orang dan usia satu sampai lima tahun 286.

Kabupaten Muara Enim, penderita ISPA balita sebanyak 180 orang. Sebanyak 51 orang usia di bawah satu tahun dan 129 orang usia di atas lima tahun.

Sementara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) penderita ISPA balita mencapai 55 orang. Usia di bawah satu tahun 23 orang dan usia satu sampai lima tahun mencapai 32 orang.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Sumsel, Mulyono mengatakan, tingginya penderita ISPA pada balita karena ketahanan tubuh yang lebih rendah dibandingkan orang dewasa.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X