Anggota DPRD Jabar Sebut Uu Ruzhanul Hanya Ban Serep Ridwan Kamil

Kompas.com - 10/09/2019, 13:54 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum berada di Misfalah, Mekkah, pada Sabtu (17/8/2019) saat peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia. Dari Mekkah, Uu menegaskan nasionalisme merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari religi. Dok Humas JabarWakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum berada di Misfalah, Mekkah, pada Sabtu (17/8/2019) saat peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia. Dari Mekkah, Uu menegaskan nasionalisme merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari religi.

BANDUNG, KOMPAS.com - Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Gerindra Daddy Rohanandi menyoroti optimalisasi kinerja Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum yang dinilai hanya sebagai ban serep Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Istilah itu muncul saat ia memberikan rilis kepada awak media, Senin (9/9/2019) kemarin.

Saat dikonfirmasi, Selasa (10/9/2019), Daddy menjelaskan ban serep itu merujuk pada kurang terlihatnya kinerja Uu sebagai wakil gubernur.

"Ban serep itu soal optimal enggak Uu sebagai wakil gubernur. Bukan di mata saya saja, tapi di mata kawan-kawan dewan yang lain Uu tidak optimal," ujar Daddy.

Baca juga: Wagub Uu Ruzhanul Ulum Evaluasi BUMD di Jabar

Salah satu indikatornya, kata Daddy, Uu seolah tak diberi kewenangan dalam memutuskan sesuatu.

Ia mencontohkan, saat dewan mengundang lembaga eksekutif untuk rapat bersama badan anggaran. Namun, tanpa ada konfirmasi Uu mendadak urung hadir.

"Ada beberapa hal di mata kita. Uu misalnya bisa mewakili gubernur untuk katakanlah dia bisa masuk dalam rapat banggar. Tapi waktu itu enggak jadi, entah Uu enggak mau atau enggak boleh atau gimana," kata Daddy.

Kemudian, sambung Daddy, ia tak melihat kontribusi Uu dalam mengawal sejumlah program.

Salah satunya, soal urusan kemasyarakatan dan sosial yang menjadi tugasnya dalam pembagian porsi kerja bersama Ridwan Kamil.

Baca juga: Di Daerah Asal Uu Ruzhanul Ulum, Jokowi-Maruf Tumbang

"Namun, di mata dewan, misalnya di komisi II dan komisi V, di mana Uu mengurusi bidang kesehatan, rumah sakit. Sederhana, yang terkait dengan kesejahteraan masyarakat ada enggak dinas yang didampingi Uu enggak?" tutur dia.

Karena itu, Daddy berharap, ada pembagian tugas kerja yang jelas antara Ridwan Kamil dan Uu.

"Jadi, jelaskan, tegaskan, Uu diserahi tugas ngurus apa. Urusan kemasyarakatan misalnya, pertanian, pesantren, itu harus dijelaskan. Itu kan tafsir masing-masing, jadi dewan juga boleh dong menafsirkan," ujar dia.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X