Masuki Darurat Kekeringan, 9 Kecamatan di Kulon Progo Butuh Air Bersih

Kompas.com - 09/09/2019, 21:55 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

KULON PROGO, KOMPAS.com – Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, segera memasuki masa darurat kekeringan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo menilai darurat kekeringan itu dilatari makin luasnya wilayah yang terdampak kekeringan dan makin banyaknya warga yang kesulitan air bersih.

BPBD melihat, sudah 9 kecamatan yang rutin memerlukan bantuan air bersih dari pemerintah.

Baca juga: Derita akibat Kekeringan: Warga Membeli hingga Pakai Air Kali Keruh untuk Konsumsi

Musim kemarau masih akan berlangsung untuk beberapa bulan ke depan, pemerintah pun perlu turun tangan untuk turut menanggulangi kesulitan air bersih yang lebih luas lagi.

“Permintaan air bersih masyarakat masih tinggi sementara persediaan air bersih (bantuan pemerintah dan CSR) menipis,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kulon Progo, Ariadi di kantornya, Senin (9/9/2019).

Kekeringan melanda beberapa wilayah Kulon Progo sejak akhir Mei 2019. Permintaan bantuan air bersih meningkat sejak itu. Jumlah kebutuhan warga semakin tinggi terlebih pada puncak kemarau bulan Agustus lalu.

Ariadi mengutip informasi dari BMKG bahwa hujan mulai merata melanda Kulon Progo pada November 2019 mendatang.

Oleh karena itu, BPBD meyakini bahwa permintaan warga akan air bersih masih akan terus meningkat. Warga memerlukannya untuk kebutuhan konsumsi hingga mencuci.

BPBD mencatat, kekeringan melanda hingga 9 kecamatan di Kulon Progo, mulai dari kecamatan-kecamatan yang berada di daerah Bukit Menoreh, seperti: Kokap, Samigaluh, Girimulyo, Kalibawang, dan Pengasih.

Kesulitan air bersih juga dirasakan warga di dataran rendah, seperti Panjatan, Lendah, bahkan Galur.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X