Kompas.com - 05/09/2019, 15:59 WIB
Agus ST (tengah) saat dihadirkan dalam konferensi pers terkait kasus ujaran kebencian yang ditulisnya di media sosial di Mapolda Sulsel, Kamis (5/9/2019). KOMPAS.com/HIMAWANAgus ST (tengah) saat dihadirkan dalam konferensi pers terkait kasus ujaran kebencian yang ditulisnya di media sosial di Mapolda Sulsel, Kamis (5/9/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Agus ST (40), tersangka kasus ujaran kebencian bernada rasial tentang Papua, mengaku menyesal atas perbuatan yang telah dilakukannya.

Hal tersebut diungkapkan Agus kepada wartawan di Mapolda Sulawesi Selatan, Kamis (5/9/2019).

Agus menyadari kutipan yang diunggahnya di akun Twitter pribadinya dapat membuat dia berurusan dengan hukum.

"Saya menyesal. Dalam arti, kalau konten saya ada kata-kata itu (rasial) di situ saya menyesalinya, karena tidak tahu kalau melanggar hukum," ujar Agus.

Baca juga: Polisi Tangkap Pegawai Swasta yang Unggah Ujaran Kebencian tentang Papua

Agus mengakui bahwa unggahan di akunnya itu didasari emosi yang berlebihan melihat aksi dari para mahasiswa dan pemuda yang ingin merdeka dari Indonesia.

Selain itu, ia juga beranggapan bahwa polemik di Papua merupakan kegiatan dari Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Agus mengaku mendapatkan informasi terbatas tentang Papua dari lingkungannya.

"Ini dalam rangka patriotisme yang tinggi terhadap kegiatan Organisasi Papua Merdeka," kata Agus.

Baca juga: Ngaku Berjiwa Patriot, Pegawai Swasta Unggah Ujaran Kebencian tentang Papua

Sebelumnya diberitakan, Agus ditangkap Tim Sub Direktorat 5 Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulawesi Selatan.

Agus diduga menyebarkan kata-kata bermuatan rasial terhadap warga Papua di akun Twitter miliknya beberapa waktu lalu.

Wakil Direktur Ditreskrimsus Polda Sulsel AKBP Parojahan Simanjuntak mengatakan bahwa ujaran kebencian yang diunggah Agus di Twitter terjadi pada 29 Agustus 2019 lalu.

Saat itu, Agus menggunakan akun @Agusmatta2 mengunggah ulang link berita luar negeri Al Jazeera tentang korban yang meninggal atas polemik di Papua.

Baca juga: Kapolri: ULMWP dan KNPB di Balik Hoaks dan Kerusuhan di Papua

Baca juga: Kapolri: Kerusuhan Papua Disiapkan Jelang Rapat Komisi HAM dan Sidang Umum PBB



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X