Demi Eifisiensi, Anggota DPRD Terpilih Ini Pilih Baju Adat daripada Jas untuk Pelantikan

Kompas.com - 28/08/2019, 15:24 WIB
Mirwan (paling kanan) mengenakan pakaian adat berwarna oranye saat dilantik sebagai anggota DPRD Pasangkayu, Sulawesi Barat, Rabu (28/8/2019). KOMPAS.COM/JUNAEDIMirwan (paling kanan) mengenakan pakaian adat berwarna oranye saat dilantik sebagai anggota DPRD Pasangkayu, Sulawesi Barat, Rabu (28/8/2019).

PASANGKAYU, KOMPAS.com — Mirwan, seorang anggota DPRD Pasangkayu, Sulawesi Barat, memilih dilantik menggunakan baju adat yang biasa dipakai untuk menghadiri acara adat atau pesta pengantin.

Ia melakukan itu demi efisiensi penggunaan anggaran negara yang tidak penting.

Anggota DPRD dari Partai Hanura dua periode ini mengimbau agar anggaran jas untuk pelantikan dikembalikan ke kas negara.

Suasana pelantikan anggota DPRD di Pasangkayu, Sulawesi Barat, Rabu (28/8/2019), berlangsung dalam suasana berbeda.

Baca juga: Tak Diundang ke Pelantikan Anggota DPRD Sumbar, Mahasiswa Unjuk Rasa

 

Jika DPRD terpilih biasanya dilantik menggunakan seragam jas berwarna hitam gelap, pelantikan senator Pasangkayu hari ini justru tampak berbeda.

Pasalnya, dari 30 anggota DPRD, hanya Mirwan yang dilantik menggunakan pakaian adat berwarna oranye sesuai warna lambang partainya.

Mirwan yang kembali lolos ke DPRD Pasangkayu memilih tampil beda dalam prosesi pengambilan sumpah/janji anggota DPRD periode 2019-2024 di gedung DPRD Pasangkayu.

Mirwan yang memilih berpakaian adat Sulawesi ini pun menjadi sorotan kamera sejumlah wartawan dan ratusan tamu undangan yang hadir, termasuk para bupati dan unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda).

Penampilan Mirwan tampak mencolok lantaran posisinya duduk dan berdiri paling depan dengan mengenakan pakaian adat berwarna oranye, yang tidak seragam dengan anggota DPRD.

Meski terlihat mencolok, pembacaan sumpah janji anggota dewan yang dipandu oleh kepala Pengadilan Negeri Pasangkayu itu berlangsung khidmat.

Baca juga: Anggota DPRD Sikka yang Jatuh saat Geladi Bersih Gagal Ikut Pelantikan

Mirwan mengatakan, ia memilih mengenakan pakai adat Sulawesi yang senada dengan warna partainya, selain efisiensi anggaran, juga sebagai bentuk kritik terhadap Sekretariat DPRD Kabupaten Pasangkayu.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

Regional
Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Regional
Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Regional
Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Regional
Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

Regional
Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Kota Ini Diatur ala Starting Grid MotoGP

Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Kota Ini Diatur ala Starting Grid MotoGP

Regional
Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

Regional
Suami Pamit Pulang Kampung Lalu Hilang Tanpa Kabar, Istri Hamil Bergantung Hidup pada Tetangga

Suami Pamit Pulang Kampung Lalu Hilang Tanpa Kabar, Istri Hamil Bergantung Hidup pada Tetangga

Regional
Istana Maimun Segera Dibuka untuk Wisatawan

Istana Maimun Segera Dibuka untuk Wisatawan

Regional
Update Covid-19 Maluku: Tambah 16 Kasus Positif, Berasal dari Ambon dan Seram Bagian Timur

Update Covid-19 Maluku: Tambah 16 Kasus Positif, Berasal dari Ambon dan Seram Bagian Timur

Regional
Ibu Hamil Meninggal karena Covid-19, Disusul Ayah dan Ibu Berstatus PDP

Ibu Hamil Meninggal karena Covid-19, Disusul Ayah dan Ibu Berstatus PDP

Regional
Hemat Anggaran, 130 Tenaga Medis RS Rujukan Covid-19 Sumut Pindah dari Hotel ke Wisma Atlet

Hemat Anggaran, 130 Tenaga Medis RS Rujukan Covid-19 Sumut Pindah dari Hotel ke Wisma Atlet

Regional
Detik-detik Buaya Terkam Nelayan, Korban Tewas hingga Petugas Keluarkan Tembakan

Detik-detik Buaya Terkam Nelayan, Korban Tewas hingga Petugas Keluarkan Tembakan

Regional
152 Tenaga Medis Positif Covid-19 di NTB, Wagub: Sebagian Besar Bertugas di IGD

152 Tenaga Medis Positif Covid-19 di NTB, Wagub: Sebagian Besar Bertugas di IGD

Regional
Santri Klaster Temboro Positif Corona Kabur dari Klinik, Diduga Kangen Keluarga

Santri Klaster Temboro Positif Corona Kabur dari Klinik, Diduga Kangen Keluarga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X