Diintai 12 Hari, 2 Pedagang Angkringan Dipidana karena Buang Sampah ke Sungai

Kompas.com - 23/08/2019, 13:00 WIB
Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Surakarta Agus Sis Wuryanto. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Surakarta Agus Sis Wuryanto.

SOLO, KOMPAS.com - Dua orang penjual angkringan atau HIK di Solo, Jawa Tengah terkena operasi tangkap tangan (OTT) petugas Satpol PP Surakarta karena membuang sampah sembarangan ke sungai.

Kedua penjual angkringan masing-masing berinisial SK dan ST tersebut langsung disidangkan tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta.

"OTT-nya dua orang penjual HIK di Bratan dan wilayah RS Dr Oen. Mereka sudah kita pidanakan tipiring dan sanksi Rp 150.000," kata Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Surakarta Agus Sis Wuryanto kepada Kompas.com di Solo, Jawa Tengah, Kamis (22/8/2019).


Baca juga: Buang Sampah ke Sungai di Bandung, Pria Ini Divonis Denda Rp 500.000

Dua penjual angkringan tersebut telah diintai selama 12 hari setiap malam oleh petugas Satpol dengan berpakaian preman. Keduanya tidak mengetahui kalau aksinya tersebut telah diketahui petugas Satpol.

Pada saat membuang sampah ke sungai, kedua penjual HIK tersebut langsung ditangkap petugas Satpol. Mereka dibawa ke kantor Satpol PP dan dilakukan berita acara pemeriksaan (BAP).

"Supaya memberikan efek jera kepada mereka," ujarnya.

Baca juga: Viral, Video 2 Pria Buang Sampah ke Sungai dan Tak Gubris Teguran Anggota DPD

Agus menyampaikan Pemkot telah memberikan sosialisasi dan pembinaan terhadap masyarakat supaya tidak membuang sampah sembarangan.

Tetapi, masih banyak ditemukan masyarakat yang membuang sampah secara sembarangan.

Merujuk Perda Nomor 3 Tahun 2010 tentang Pengelolaan Sampah, masyarakat yang membuang sampah sembarangan atau di sungai diberi sanksi pidana paling lama tiga bulan penjara dan denda maksimal Rp 50 juta.

"Membuang sampah di sembarang tempat bisa mengganggu ketertiban umum, serta meresahkan masyarakat semuanya," tutur dia.

Pihaknya mengatakan dari Januari hingga Agustus 2019 sudah ada 24 orang yang terindentifikasi membuang sampah sembarang. Tetapi yang terkena OTT Satpol baru dua orang dan langsung disidangkan.

"Sebenarnya kita sudah pasang warning jangan membuang sampah di sungai. Tapi masih saja ada yang membuang sampah ke sungai," terang dia.



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Letupan Senjata Api dalam Video Viral Tradisi Adat Lampung Dinilai Lumrah

Letupan Senjata Api dalam Video Viral Tradisi Adat Lampung Dinilai Lumrah

Regional
Bebas dari Penjara, Mantan Teroris Ini Sumpah Setia ke NKRI

Bebas dari Penjara, Mantan Teroris Ini Sumpah Setia ke NKRI

Regional
Bisnis Arak Jawa untuk Biaya Hidup, Anak Punk Diamankan Polres Ngawi

Bisnis Arak Jawa untuk Biaya Hidup, Anak Punk Diamankan Polres Ngawi

Regional
Kisah Fendi, Derita Penyakit Misterius 4 Tahun Terbaring Kaku Seperti Kayu

Kisah Fendi, Derita Penyakit Misterius 4 Tahun Terbaring Kaku Seperti Kayu

Regional
Pimpin Aksi Bersih Teluk Ambon, Gubernur Murad Ajak Warga Bebaskan Maluku dari Sampah

Pimpin Aksi Bersih Teluk Ambon, Gubernur Murad Ajak Warga Bebaskan Maluku dari Sampah

Regional
Ambulans Kecelakaan di Tol Pejagan-Pemalang Diduga Tersangkut Truk dan Terseret 200 Meter

Ambulans Kecelakaan di Tol Pejagan-Pemalang Diduga Tersangkut Truk dan Terseret 200 Meter

Regional
Kualitas Udara di Kalimantan Barat pada Level Berbahaya

Kualitas Udara di Kalimantan Barat pada Level Berbahaya

Regional
Sebelum Kontak Senjata dengan TNI-Polri, Anggota KKB Lakukan Kekerasan Terhadap Warga

Sebelum Kontak Senjata dengan TNI-Polri, Anggota KKB Lakukan Kekerasan Terhadap Warga

Regional
Penyelundupan 6.000 Detonator Disamarkan dengan Susu Kemasan

Penyelundupan 6.000 Detonator Disamarkan dengan Susu Kemasan

Regional
Dinilai Berjasa dalam Bidang Manajemen SDM, Panglima TNI Raih Doktor Honoris dari UNS

Dinilai Berjasa dalam Bidang Manajemen SDM, Panglima TNI Raih Doktor Honoris dari UNS

Regional
KBRI Australia Disebut Sudah Bangun Komunikasi dengan Veronica Koman

KBRI Australia Disebut Sudah Bangun Komunikasi dengan Veronica Koman

Regional
Tertangkap Mencuri Stupa Kepala Buddha, Dua Bule Divonis 14 Hari Kurungan

Tertangkap Mencuri Stupa Kepala Buddha, Dua Bule Divonis 14 Hari Kurungan

Regional
Terungkap, Zaenal yang Berkelahi dengan Polisi Dipukul 'Traffic Cone' Sebelum Tewas

Terungkap, Zaenal yang Berkelahi dengan Polisi Dipukul "Traffic Cone" Sebelum Tewas

Regional
Kasus Bayi 14 Bulan Minum 5 Gelas Kopi Sehari, Pernikahan Dini Jadi Pemicu

Kasus Bayi 14 Bulan Minum 5 Gelas Kopi Sehari, Pernikahan Dini Jadi Pemicu

Regional
Polda Jatim: Siapa Pun yang Temukan Veronica Koman Harap Hubungi Polisi

Polda Jatim: Siapa Pun yang Temukan Veronica Koman Harap Hubungi Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X