Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Begini Respon Wali Kota Hendi Usai Dengar Pidato Kenegaraan Jokowi

Kompas.com - 16/08/2019, 23:26 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memberi ucapan selamat kepada para juara teladan dan berprestasi usai mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Semarang, Jumat (16/8/2019). Dok. IstimewaWali Kota Semarang Hendrar Prihadi memberi ucapan selamat kepada para juara teladan dan berprestasi usai mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Semarang, Jumat (16/8/2019).


KOMPAS.com
- Usai mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo dalam sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Jumat (16/8/2019), Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyampaikan tanggapannya. 

Wali Kota yang biasa disapa Hendi ini mengatakan poin penting yang disampaikan Joko Widodo dalam pidatonya adalah upaya mencapai visi besar Indonesia Maju. Salah satunya adalah terkait terobosan-terobosan yang telah dilakukan pemerintah.

“Terobosan-terobosan baru untuk menjawab harapan rakyat yang makin meningkat. Kita butuh lompatan-lompatan kemajuan untuk meningkatkan kepercayaan dan kecintaan rakyat serta meninggalkan cara-cara lama,” tegas Jokowi dalam pidatonya.

Untuk itu, Hendi mengatakan, Bapak Presiden menginginkan agar besok tidak hanya lebih baik dari pada hari ini tetapi harus lebih baik dari negara-negara yang lain.

Baca juga: Naskah Lengkap Pidato Kenegaraan 2019 Presiden Jokowi

Terkait hal itu, Hendi mengutarakan dirinya pun sepakat dengan Jokowi. Ia mengatakan sesuai instruksi Presiden maka Kota Semarang akan membuat lompatan besar. 

“Kota Semarang besok harus lebih baik dari kota-kota lain," tekad Hendi, seperti dalam keterangan tertulis yang kompas.com terima.

Tak cuma itu, Wali Kota Semarang ini juga sepakat dengan pernyataan Jokowi agar percepatan pembangunan tidak harus melalui APBN dan APBN, melainkan melalui pembiayaan dari swasta atau investasi.

“Makanya yang penting dalam pembangunan adalah bagaimana kita bisa menarik investasi masuk ke wilayah kita, terutama Kota Semarang” jelas Hendi.

Menurut data Dinas Penanaman Modal (DPM) dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) kota Semarang realisasi penanaman modal pada semester I tahun 2019 Rp15,94 triliun.

Realisasi tersebut tumbuh 14,96 persen year on year (yoy) dibandingkan penanaman modal pada semester I Tahun 2018 Rp 13,86 triliun.

Lebih lanjut Hendi menguraikan strategi untuk meraih capaian tersebut. Menurutnya agar dapat menarik investor harus mempunyai daya jual lewat birokrasi yang praktis, ramping, tidak bertele-tele dan tidak ada pungli.

Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Debat Pilkada Karawang Soal Atasi Kemiskinan, Ada Paslon yang Mau Bangun 'Silicon Valley' hingga Tawarkan Kartu Kewirausahaan

Debat Pilkada Karawang Soal Atasi Kemiskinan, Ada Paslon yang Mau Bangun "Silicon Valley" hingga Tawarkan Kartu Kewirausahaan

Regional
25 Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara di Solo Diupah Rp 225.000

25 Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara di Solo Diupah Rp 225.000

Regional
Kadisdik Jatim Belum Cuti meski Istrinya Maju Pilkada, Inspektorat: Gubernur Sudah Mengingatkan

Kadisdik Jatim Belum Cuti meski Istrinya Maju Pilkada, Inspektorat: Gubernur Sudah Mengingatkan

Regional
Ribuan Buruh Cianjur Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan UMK 2021

Ribuan Buruh Cianjur Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan UMK 2021

Regional
Nenek Rasiti Rela Serahkan Naskah hingga Tongkat Kuno Warisan Keluarganya ke Pemerintah

Nenek Rasiti Rela Serahkan Naskah hingga Tongkat Kuno Warisan Keluarganya ke Pemerintah

Regional
Hendak Melaut, 2 Nelayan Ini Tersambar Petir, Satu Tewas

Hendak Melaut, 2 Nelayan Ini Tersambar Petir, Satu Tewas

Regional
Cerita Guru Honorer di Bulukumba, Mengabdi 7 Tahun tapi Gaji Tak Cukup Beli Bensin

Cerita Guru Honorer di Bulukumba, Mengabdi 7 Tahun tapi Gaji Tak Cukup Beli Bensin

Regional
Diperiksa KPK Terkait Kasus Zumi Zola, Bupati Muaro Jambi Mengaku Cuma Jadi Saksi

Diperiksa KPK Terkait Kasus Zumi Zola, Bupati Muaro Jambi Mengaku Cuma Jadi Saksi

Regional
Polisi Bongkar Investasi Bodong Bermodus Jual Beli Uang Asing

Polisi Bongkar Investasi Bodong Bermodus Jual Beli Uang Asing

Regional
Viral Video Seorang Ibu Balik Marahi Polisi Saat Ditegur Tak Pakai Helm, lalu Kabur

Viral Video Seorang Ibu Balik Marahi Polisi Saat Ditegur Tak Pakai Helm, lalu Kabur

Regional
Raih Gelar Sarjana di Usia 78 Tahun, Chamimah: Mahasiswa Lain Memotivasi Saya...

Raih Gelar Sarjana di Usia 78 Tahun, Chamimah: Mahasiswa Lain Memotivasi Saya...

Regional
Debat Pilkada Karawang, KPU: Paslon Beda Pendapat Saat Debat, tapi Silaturahmi Tetap Terawat

Debat Pilkada Karawang, KPU: Paslon Beda Pendapat Saat Debat, tapi Silaturahmi Tetap Terawat

Regional
Wali Kota Samarinda Sjaharie Jaang Positif Covid-19

Wali Kota Samarinda Sjaharie Jaang Positif Covid-19

Regional
7 Pegawai di Kantor Gubernur NTT Positif Corona

7 Pegawai di Kantor Gubernur NTT Positif Corona

Regional
Jika Menang Pilkada Solo, Bajo Bangun Jalan Layang hingga Sungai Bawah Tanah

Jika Menang Pilkada Solo, Bajo Bangun Jalan Layang hingga Sungai Bawah Tanah

Regional
komentar di artikel lainnya