Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Viral, Aksi Heroik Ridwan, Pelajar SMK yang Beri Minum Polisi yang Terbakar

Kompas.com - 16/08/2019, 23:23 WIB
Firman Taufiqurrahman,
Khairina

Tim Redaksi

 

CIANJUR,KOMPAS.com – M. Ridwan Suryana (18), seorang pelajar tengah menjadi perbincangan warganet di lini massa setelah aksi heroiknya menolong seorang anggota polisi yang terbakar dalam aksi unjuk rasa gabungan elemen mahasiswa di Cianjur, Jawa Barat, Kamis (15/8/2019).

Keberadaannya di lokasi unjuk rasa itu sendiri karena ia tengah menjalani magang atau Praktik Kerja Lapangan (PKL) di salah satu kantor di lingkungan Pendopo Bupati Cianjur.

Baca juga: Polisi Korban Unjuk Rasa Naik Pangkat, Kapolres: Terima Kasih Bapak Kapolri

Siswa kelas XII SMK Pasundan Cianjur jurusan Akuntansi itu menuturkan, saat itu ia sedang istirahat makan siang dan melihat ada aksi unjuk rasa di halaman Pendopo.

“Saya dengar ada demo di depan, saya penasaran lalu ke sana untuk melihat, tiba-tiba pada ribut suasananya jadi kacau,” tutur Ridwan, Jumat.

Dalam situasi chaos seperti itu, ia mengaku melihat seseorang yang belakangan diketahui seorang anggota polisi bernama Aiptu (sekarang Ipda) Erwin Yudha berlari dalam kondisi terbakar.

Sejumlah orang coba memadamkan api yang menyelimuti tubuh anggota Bhabinkamtibmas itu dengan air dari gelas-gelas air mineral seadanya.

Usai padam, korban sempat tergeletak sendirian di tepi trotoar. Saat itulah, Ridwan berlari untuk menghampirinya.

“Awalnya saya tidak berani mendekat karena situasinya kacau. Tapi saya beranikan diri karena lihat Bapak itu kasihan mengerang kesakitan,” kata dia.

Baca juga: Dua Anggota Polisi yang Terbakar di Cianjur Alami Luka Bakar Grade 2

“Saya cari-cari air nemu dari gelas Aqua saya minumkan ke bapak polisi itu sambil coba menenangkannya,” ucapnya.

Saat menemani korban, Ridwan pun coba berteriak-teriak meminta bantuan orang-orang sekitar, beberapa angggota polisi dan Satpol PP kemudian datang menghampiri.

"Mereka lalu nyetop angkot untuk membawanya ke rumah sakit. Saat itu kondisinya setengah tak sadarkan diri, saya ikut menggotong ke dalam angkot,” katanya.

Foto dirinya yang sedang menolong korban pun kini tersebar luas di laman Facebook dan Instagram dengan dibanjiri komentar pujian. Ia tidak menyangka jika tindakannya itu kemudian viral.

“Saya tidak punya maksud apa-apa, saat itu saya spontanitas saja ingin menolongnya karena kasihan melihatnya sendirian mengerang kesakitan,” ujarnya.

Erwin Yudha sendiri mengalami luka bakar cukup parah di sekujur tubuhnya, hampir 80 persen. Selain Erwin, tiga anggota polisi lainnya juga menjadi korban.

Aksi unjuk rasa gabungan elemen mahasiswa di depan gerbang Pendopo Bupati Cianjur, Kamis (15/08/2019) siang berujung ricuh setelah seseorang melemparkan cairan diduga bensin ke kerumunan.

Saat itu, petugas sedang berupaya memadamkan api dari aksi bakar ban yang dilakukan massa.

Polisi sendiri telah menetapkan RS (19), mahasiswa salah satu universitas di Cianjur sebagai tersangka dalam kasus ini.

RS teridentifikasi sebagai pelaku yang melakukan pelemparan bahan bakar yang menyebabkan empat anggota polisi terluka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com