Disdik Pastikan Pelajar di Surabaya Tak Gunakan Perlengkapan Berbahan Plastik ke Sekolah

Kompas.com - 15/08/2019, 21:49 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Ikhsan KOMPAS.COM/GHINAN SALMANKepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Ikhsan

SURABAYA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Ikhsan memastikan pelajar di Kota Surabaya sudah tidak lagi menggunakan kantong plastik sekali pakai dan perlengkapan berbahan plastik ke sekolah.

Bahkan, menurut Ikhsan, program itu sudah lama diberlakukan di sekolah-sekolah sebelum Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengeluarkan surat edaran soal imbauan larangan menggunakan sampah plastik sekali pakai.

"Satu, di sekolah-sekolah itu sudah mulai melaksanakan. Anak-anak itu membawa perlengkapan sendiri, membawa tumblernya sendiri, membawa sendok garpu, piring segala macam itu di sekolah," kata Ikhsan, ditemui di Grand City, Kamis (15/8/2019).

Baca juga: Risma Tiru Nairobi soal Larangan Kantong Plastik: Kalau Tidak Dimulai Sekarang, Kapan Lagi?

Ia menyampaikan, Risma sudah mengimbau agar lingkungan di sekolah-sekolah bisa terbebas dari sampah, terutama sampah plastik.

"Bu wali kota sudah mengingatkan untuk lingkungan sekolah seperti itu (bebas sampah plastik)," ujar dia.

Ia menambahkan, program larangan penggunaan bahan yang mengandung plastik di sekolah akan diperluas lagi.

Sehingga, aturan tersebut bisa dilakukan dengan optimal.

"Kami akan perluas lagi. Ibu Risma sudah lama bikin edaran itu. Sebelum surat edaran ada, di sekolah sudah bikin surat edaran sendiri," imbuh dia.

Baca juga: 5 Poin soal Larangan Gunakan Kantong Plastik Sekali Pakai di Surabaya

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, larangan menggunakan kantong plastik sekali pakai memang sudah seharusnya dimulai di Surabaya.

Karena itu, dirinya membuat surat edaran tentang larangan menggunakan kantong plastik sekali pakai agar bisa mewujudkan Surabaya zero waste atau bebas sampah.

Surat edaran bernomor 660.1/7953/436.7.12/2019 yang ditandatangani Risma itu diterbitkan pada Selasa (13/8/2019).

Surat edaran imbauan tersebut ditujukan kepada Kepala OPD di lingkungan Pemkot Surabaya, pengusaha ritel, rumah makan, restoran, coffee shop, bar, rumah minum, toko roti, dan pusat perbelanjaan makanan.

Di luar itu, surat imbauan itu juga ditujukan kepada pimpinan bank, hotel, mal, supermarket, dan tempat hiburan umum serta pengelola pasar se-Kota Surabaya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Transit di Singapura, Jemaah Umrah dari Surabaya Kembali ke Indonesia

Transit di Singapura, Jemaah Umrah dari Surabaya Kembali ke Indonesia

Regional
Jasad Delis Ditinggalkan 5 Jam, Diboncengkan Sepeda Motor oleh Ayahnya

Jasad Delis Ditinggalkan 5 Jam, Diboncengkan Sepeda Motor oleh Ayahnya

Regional
Dedi Mulyadi: Hutan Harus Jadi Kekayaan Spiritual untuk Cegah Banjir

Dedi Mulyadi: Hutan Harus Jadi Kekayaan Spiritual untuk Cegah Banjir

Regional
Paus Terdampar dalam Kondisi Mati di Pantai Kulon Progo

Paus Terdampar dalam Kondisi Mati di Pantai Kulon Progo

Regional
Buat Geger, Tikus Gigit Ular di Kantor Wali Kota Salatiga, Kelabang Muncul di Ruangan Staf Ahli

Buat Geger, Tikus Gigit Ular di Kantor Wali Kota Salatiga, Kelabang Muncul di Ruangan Staf Ahli

Regional
Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara, 6 Orang Terluka dan 1 Kantor Polisi Rusak

Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara, 6 Orang Terluka dan 1 Kantor Polisi Rusak

Regional
Dilipat Beda Arah, Cara Difabel Tunanetra Kenali Nominal Rupiah

Dilipat Beda Arah, Cara Difabel Tunanetra Kenali Nominal Rupiah

Regional
Tersangka Tragedi Susur Sungai Sempor: Tanggung Jawab Kami kepada Allah dan Hukum

Tersangka Tragedi Susur Sungai Sempor: Tanggung Jawab Kami kepada Allah dan Hukum

Regional
Menyesal Bela Mantan Suami yang Bunuh Putrinya, Ibu Delis: Dasar Tukang Bohong

Menyesal Bela Mantan Suami yang Bunuh Putrinya, Ibu Delis: Dasar Tukang Bohong

Regional
Air yang Tampak Mendidih di Persawahan Warga Sumenep Akan Diuji di Laboratorium

Air yang Tampak Mendidih di Persawahan Warga Sumenep Akan Diuji di Laboratorium

Regional
Aniaya Ibu Kandung, Remaja Jebolan The Voice Indonesia Diamankan Polisi

Aniaya Ibu Kandung, Remaja Jebolan The Voice Indonesia Diamankan Polisi

Regional
Arab Saudi Setop Umrah, Ratusan Jemaah asal Cianjur Batal Berangkat

Arab Saudi Setop Umrah, Ratusan Jemaah asal Cianjur Batal Berangkat

Regional
Stafsus Presiden: Santri Jangan Hanya Jadi Follower

Stafsus Presiden: Santri Jangan Hanya Jadi Follower

Regional
Upaya Agen Perjalanan Meyakinkan 38 Calon Jemaah Umrah di Jember

Upaya Agen Perjalanan Meyakinkan 38 Calon Jemaah Umrah di Jember

Regional
Mobil Mertua Pura-pura Dijual untuk Ajukan Kredit, PNS Ini Dihukum Penjara

Mobil Mertua Pura-pura Dijual untuk Ajukan Kredit, PNS Ini Dihukum Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X