7 Pegawai Puskesmas Labuhanbatu Terjaring OTT, Uang Rp 188 Juta Disita

Kompas.com - 14/08/2019, 18:07 WIB
Wadir Krimsus Polda Sumatera Utara AKBP Bagus Suropratomo menyebut 7 orang diamankan dalam OTT di Puskesmas Parlayuan di Labuhan Batu, Rabu (14/8/2019). DewantoroWadir Krimsus Polda Sumatera Utara AKBP Bagus Suropratomo menyebut 7 orang diamankan dalam OTT di Puskesmas Parlayuan di Labuhan Batu, Rabu (14/8/2019).

MEDAN, KOMPAS.com - Sebanyak tujuh pegawai Puskesmas Parlayuan diamankan petugas Sub Unit Tipikor Satuan Reserse Kriminal Khusus (Satreskrimsus) Polres Labuhanbatu dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu, Sumut, Selasa (13/8/2019).

Wakil Dirkrimsus Polda Sumut AKBP Bagus Suropratomo mengatakan, OTT berkaitan dengan perkara pembagian dana jaminan kesehatan nasional (JKN) dan bantuan operasional kesehatan (BOK).

OTT dilakukan pada pukul 08.00 WIB.

Hingga saat ini, ada tujuh orang pegawai puskesmas yang diamankan. Informasi yang dihimpun, enam dari tujuh orang yang diamankan merupakan pejabat ASN, dan satu orang adalah tenaga kerja sukarela.

Tujuh orang yang diamankan yaitu MHJ (41) yang merupakan kepala Puskesmas Parlayuan, HM (45) menjabat Bendahara BOK, SUB (33) Bendahara JKN, SD (40), NH (42), NUR (33) yang merupakan staf puskesmas, dan AFN (26) yang merupakan tenaga kerja sukarela Puskesmas Parlayuan. 

Baca juga: Terkait Kasus OTT Gubernur Kepri, Supir Kadis Kelautan Kepri Ikut Dipanggil KPK

Dari OTT tersebut, polisi menyita uang Rp 188.315.000.

Polisi pada Selasa malam sudah melakukan gelar perkara untuk mengetahui apakah kasus itu memenuhi unsur tindak pidana korupsi.

"Karena harus melalui satu proses gelar untuk memasuki proses penyidikan. Kita masih melakukan pendalaman lah ini," katanya. 

 Bagus mengatakan, terkait tersangka, pihaknya belum mendapatkan laporan lanjutan.

"Kalau tersangka, mungkin hari ini akan kita lihat, karena baru tadi malam kan. Saya belum dapat laporan dari hasil gelar. Kalau naik ke penyidikan maka akan berkembang pemeriksaan terhadap saksi ahli dan lainnya," katanya. 

Baca juga: Bupati Kena OTT, Seleksi Jabatan Pimpinan di Pemkab Kudus Diulang



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Regional
Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Regional
Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Regional
Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Regional
Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Regional
Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Regional
Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Regional
60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

Regional
Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Regional
Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Regional
Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Regional
174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X