Kompas.com - 08/08/2019, 15:46 WIB
Panorama Gerbang Tol Lawang sebagai bagian dari Jalan Tol Pandaan-Malang dengan latar Gunung Arjuno. Dokumentasi PT Jasamarga Pandaan MalangPanorama Gerbang Tol Lawang sebagai bagian dari Jalan Tol Pandaan-Malang dengan latar Gunung Arjuno.

MALANG, KOMPAS.com - Jajaran Polres Malang akan menilang pengendara yang melanggar batas kecepatan di ruas Tol Pandaan-Malang.

Batas kecepatan maksimal di tol tersebut 80 kilometer per jam dan batas minimal 60 kilometer per jam.

Kasatlantas Polres Malang AKP William Thamrin Simatupang mengatakan, pihaknya akan menggunakan speed gun atau radar kecepatan untuk mengukur kecepatan kendaraan yang melintas di Tol Pandaan-Malang.

Baca juga: Tol Pandaan-Malang Ditarget Rampung Total Pada Akhir Tahun

Speed gun itu ditembakkan pada kendaraan yang melanggar batas kecepatan sehingga data kecepatannya bisa terdeteksi.

Selanjutnya, kendaraan itu akan ditilang sesaat setelah keluar tol.

"Ditilang. Caranya nanti ditembak pakai speed gun," kata William saat dihubungi Kompas.com, Kamis (8/8/2019).

Bagi kendaraan yang melanggar batas kecepatan, petugas akan menunjukkan hasil rekam speed gun kepada pengendara tersebut setelah keluar dari tol. Selanjutnya, pengendara itu akan ditilang.

"Setelah selesai pembayaran e-tol langsung dipinggirkan. Kita tunjukkan hasil speed gun yang telah kita tembakkan," katanya.

Baca juga: Setelah Berbayar, Pengguna Tol Pandaan-Malang Diprediksi Menurun

Sementara itu, sanksi yang dikenakan bagi pelanggar batas kecepatan adalah sesuai dengan yang tertuang di dalam Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yakni dikenai denda Rp 500.000 atau kurungan paling lama dua bulan.

"Ditilang sesuai dengan aturan lalu lintas," kata William.

Tol Pandaan-Malang seksi 1 hingga 3 diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 13 Mei 2019. Ruas tol itu akan resmi bertarif sejak Jumat (9/8/2019) besok.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silahkan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silahkan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X