Diamnya Napi Teroris Saat Ditanya soal HUT Kemerdekaan RI...

Kompas.com - 07/08/2019, 08:26 WIB
Tini Susanti Kaduku, narapidana terorisme asal Poso, Sulawesi Tengah didampingi Kepala Lapas Wanita kelas IIA Sukun, Kota Malang, Ika Yusanti, Selasa (6/8/2019). ANDI HARTIKTini Susanti Kaduku, narapidana terorisme asal Poso, Sulawesi Tengah didampingi Kepala Lapas Wanita kelas IIA Sukun, Kota Malang, Ika Yusanti, Selasa (6/8/2019).

MALANG, KOMPAS.com - Tini Susanti Kaduku berjalan dari balik tembok menuju salah satu ruangan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita kelas IIA Sukun, Kota Malang, Selasa (6/8/2019).

Di sampingnya, tampak Kepala Lapas, Ika Yusanti mengiringinya.

Tini berpakaian serba hitam dan tertutup. Hijab niqab membalut bagian atas tubuhnya hingga hanya kedua matanya yang tampak. Tini lantas duduk pada sebuah kursi dengan didampingi Kepala Lapas.

"Iya masih kecil pernah," kata Tini ketika ditanya apakah pernah merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca juga: Polri Pantau Aktivitas Mantan Napi Teroris yang Bebas Bersyarat dari Lapas Sukabumi

Tini merupakan narapidana terorisme. Tini adalah istri dari pimpinan jaringan teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Ali Kalora.

MIT merupakan jaringan teroris yang berpusat di pegunungan Poso, Sulawesi Tengah. Pemimpin jaringan tersebut adalah Santoso.

Tini divonis tiga tahun penjara dan akan bebas pada November 2019 mendatang.

"Kalau dulu masih SD kita ikut ( HUT Kemerdekaan RI)," imbuh Tini.

Baca juga: Napi Teroris di Sukoharjo Bebas Bersyarat dari Lapas Sukabumi

Tini jarang ikut lomba 17 Agustus karena sering bermain.

"Saya kurang ikut (lomba). Soalnya saya suka main saja," katanya.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Bandung Tak Lakukan 'Local Lockdown', tapi Pertimbangkan Karantina Lokal

Wali Kota Bandung Tak Lakukan "Local Lockdown", tapi Pertimbangkan Karantina Lokal

Regional
'Kami Siap Bertempur Garda Depan. Namun, Lindungi Peralatan Tempur Kami. Kalau Tidak Ada APD, Kami Mati'

"Kami Siap Bertempur Garda Depan. Namun, Lindungi Peralatan Tempur Kami. Kalau Tidak Ada APD, Kami Mati"

Regional
Gubernur Sumsel Putuskan Tidak 'Lockdown', Pemudik Diminta Jangan Pulang Kampung

Gubernur Sumsel Putuskan Tidak "Lockdown", Pemudik Diminta Jangan Pulang Kampung

Regional
Suhu Puluhan Penumpang Sempat Tinggi, Petugas Terminal Kewalahan karena Tak Ada Tim Medis

Suhu Puluhan Penumpang Sempat Tinggi, Petugas Terminal Kewalahan karena Tak Ada Tim Medis

Regional
UPDATE Corona di Kepri 30 Maret: 2 Positif Covid-19 dan 5 PDP Meninggal Dunia

UPDATE Corona di Kepri 30 Maret: 2 Positif Covid-19 dan 5 PDP Meninggal Dunia

Regional
Ribuan Perantau Sumbar Pulang Kampung, Gubernur Minta Perbatasan Darat dan Laut Diperketat

Ribuan Perantau Sumbar Pulang Kampung, Gubernur Minta Perbatasan Darat dan Laut Diperketat

Regional
Fakta Ayah Bunuh Anak Tiri di Pekanbaru, Kesal karena Sering Menangis hingga Ditangkap Polisi

Fakta Ayah Bunuh Anak Tiri di Pekanbaru, Kesal karena Sering Menangis hingga Ditangkap Polisi

Regional
Anggap Sterilisasi Pelabuhan Parepare Tidak Serius, Anggota DPRD Mengamuk

Anggap Sterilisasi Pelabuhan Parepare Tidak Serius, Anggota DPRD Mengamuk

Regional
Cegah Penyebaran Virus Corona, Jam Malam Diterapkan di Mataram

Cegah Penyebaran Virus Corona, Jam Malam Diterapkan di Mataram

Regional
Pasien Positif Covid-19 Bertambah di Papua, Jumlah di Merauke Diklarifikasi

Pasien Positif Covid-19 Bertambah di Papua, Jumlah di Merauke Diklarifikasi

Regional
Kejari Karawang Gelar Sidang Online Selama Pandemi Covid-19

Kejari Karawang Gelar Sidang Online Selama Pandemi Covid-19

Regional
Selama Pandemi Corona, Warga Jateng Bakal Terima Bantuan

Selama Pandemi Corona, Warga Jateng Bakal Terima Bantuan

Regional
UPDATE: Pasien 05 Positif Covid-19 di Kepri Meninggal Dunia

UPDATE: Pasien 05 Positif Covid-19 di Kepri Meninggal Dunia

Regional
Putus Rantai Penyebaran, Perumahan Tempat Tinggal Pasien Positif Corona Diisolasi

Putus Rantai Penyebaran, Perumahan Tempat Tinggal Pasien Positif Corona Diisolasi

Regional
900 Pemudik Tiba di Kabupaten Tasikmalaya dalam Sehari, Puskesmas Perbatasan Kewalahan.....

900 Pemudik Tiba di Kabupaten Tasikmalaya dalam Sehari, Puskesmas Perbatasan Kewalahan.....

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X