Karhutla di Aceh Barat Tidak Bisa Dipadamkan Petugas, Kini Titik Api Terus Meluas

Kompas.com - 02/08/2019, 11:37 WIB
petugas dari Polsek Bubon, TNI dan warga Desa Suak Pangkat Kecamatan Bubon,Aceh Barat melakukan upaya pemadaman titik api kebakaran hutan dan lahan gambut dengan cara manual, Kamis (01/08/2019). lokasi titik api yang tersebar di Kecamatan bubon terus meluas diperkirakan mencapai 29 hektar, kondisi kebakaran diperparah akibat cuaca panas dan angin yang sulit dipadamkan petugas karena akses sulit dijangkau. Raja Umarpetugas dari Polsek Bubon, TNI dan warga Desa Suak Pangkat Kecamatan Bubon,Aceh Barat melakukan upaya pemadaman titik api kebakaran hutan dan lahan gambut dengan cara manual, Kamis (01/08/2019). lokasi titik api yang tersebar di Kecamatan bubon terus meluas diperkirakan mencapai 29 hektar, kondisi kebakaran diperparah akibat cuaca panas dan angin yang sulit dipadamkan petugas karena akses sulit dijangkau.

MEULABOH, KOMPAS.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi sejak beberapa hari ini di Kecamatan Bubon, Kabupaten Aceh Barat semakin meluas. Titik api kebakaran yang tersebar di tiga Desa telah mencapai sekitar 33 hektar.

“kebakaran di Kecamatan Bubun semakin meluas, sekarang sudah ada titik baru lagi muncul di Desa Pelanteu,” kata Iptu Utra P, Kapolsek Bubon Kepada Kompas.com, Jum’at (02/08/2019).

Utra menyebutkan titik api kebakaran itu berada dilahan kosong dan lahan yang telah ditanami sawit dan karet milik warga. 

Titik api yang tersebar di Desa Seneubok Trap menimbulkan kebakaran seluas 20 hektar, di Suak Pangkat 10 hektar dan di Pelanteu 3 hektar.

Baca juga: Unik, Bhabinkamtibmas Ubah Motor Dinas Jadi Mesin Pompa Air Pemadam Karhutla

“Titik api berada di lahan kosong dan juga lahan yang telah ada tanaman sawit dan karet, pemilik lahan yang sudah kami diperiksa semuanya mengaku tidak mengetahui penyebab kebakaran itu,” katanya.

Menurut Utra, titik api karhutla gambut yang terjadi di Kecamatan Bubon terus meluas dan menyebar akibat cuaca panas dan angin. 

Kemudian kondisi kebakaran diperparah karena upaya penanganan dari petugas BPBD belum maksimal.

“Lokasi titik api memang sulit dijangkau, tapi upaya pemadaman tidak rutin dilakukan setiap hari. Sementara kami dari Polsek tidak memiliki peralatan armada dan pompa air, tapi polisi dan warga siap membantu tenaga,” katanya. 

Baca juga: Kabut Asap Karhutla di Pelalawan Riau Makin Parah, Jarak Pandang 800 Meter



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

19 Tenaga Medisnya Positif Corona, RSUD IA Moeis Samarinda Ditutup Sementara

19 Tenaga Medisnya Positif Corona, RSUD IA Moeis Samarinda Ditutup Sementara

Regional
Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Regional
3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

Regional
Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Regional
Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Regional
Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Regional
Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Regional
Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Regional
Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Regional
19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

Regional
Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Regional
Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Regional
Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Regional
Disdik: Tasikmalaya Masih Zona Biru Jadi Belum Ada Belajar Tatap Muka, Masuk untuk Daftar Ulang Saja....

Disdik: Tasikmalaya Masih Zona Biru Jadi Belum Ada Belajar Tatap Muka, Masuk untuk Daftar Ulang Saja....

Regional
18 Staf Puskesmas Banyu Urip Surabaya Terjangkit Corona, 2 di Antaranya Bidan Hamil

18 Staf Puskesmas Banyu Urip Surabaya Terjangkit Corona, 2 di Antaranya Bidan Hamil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X