Viral, Video Aksi "Bajing Loncat" Jarah Mobil Boks Saat Siang Bolong

Kompas.com - 29/07/2019, 20:27 WIB
Foto hasil screenshoot dari video saat kawanan bajing loncat sedang menurunkan karung beras dari sebuah mobil boks di Jalintim Palembang-Ogan Ilir.

 AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGFoto hasil screenshoot dari video saat kawanan bajing loncat sedang menurunkan karung beras dari sebuah mobil boks di Jalintim Palembang-Ogan Ilir.

INDRALAYA, KOMPAS.com - Sebuah video aksi kawanan bajing loncat menjarah beras dari sebuah mobil boks di Jalan Lintas Timur Palembang-Ogan Ilir, Sumatera Selatan, viral di media sosial. Peristiwa itu pada siang bolong. '

Dalam aksi itu, kawanan bajing loncat menggunakan sepeda motor untuk mengambil karung beras dari dalam kendaraan boks yang sedang melaju.

Baca juga: Rampas Motor Seorang Perempuan, Satu Begal Tewas Ditembak Polisi

Dari video yang beredar di media sosial Instagram dengan akun @palembangupdate itu, terdengar suara seorang penumpang kendaraan roda empat yang merekam aksi kawanan bajing loncat yang sedang beraksi menurunkan karung berisi beras dari sebuah mobil boks di Jalan Lintas Timur Palembang-Ogan Ilir.

Dari ciri lokasi yang ada di dalam video, diduga lokasi aksi bajing loncat berada di Desa Pulau Semambu, Indralaya Utara, Ogan Ilir.

Aksi kawanan bajing loncat itu tergolong nekat karena mereka menggunakan sepeda motor saat membuka pintu belakang mobil boks yang sedang berjalan lalu menurunkan kardus yang diduga berisi beras.

Aksi nekat itu pun disaksikan sejumlah pengendara sepeda motor yang berada di belakang mobil boks, namun mereka tidak berbuat apa-apa.

Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Malik Fahrin ketika dikonfirmasi Senin (29/7/2019) membenarkan adanya aksi bajing loncat itu. Namun ia belum mengetahui waktu kejadiannya karena tidak ada laporan ke pihak polisi baik di Polres Ogan Ilir ataupun di polsek terdekat.

“Ada video viral satu yang diduga adalah begal TKP-nya trek jalan lurus Desa Pulau Semambu. Kita sudah melakukan pengecekan berdasarkan video yang kita terima, namun hingga saat ini kita cek tidak ada laporan,” katanya.

Baca juga: Begal Masuk Kampus Unand, Kalau Kau Teriak, Mati Kau

Malik menyayangkan korban tidak melapor ke aparat kepolisian. Malik mengimbau masyakat agar tidak ragu mencatat atau merekam indentitas pelaku atau pelat nomor kendaraan pelaku agar bisa ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian.

“Kita dari Satreksrim Polres Ogan Ilir sudah melakukan penyelidikan dan menggiatkan kegiatan patroli di wilayah yang diduga menjadi lokasi kawanan bajing loncat tersebut. Kita juga melakukan identifikasi residivis-residivis yang sering melakukan aksi serupa di lokasi tersebut. Terakhir mengimbau warga yang menjadi korban agar tak segan melapor agar dapat kita tindak lanjuti,” imbaunya.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Regional
Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Regional
41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

Regional
Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Regional
Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Regional
Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Regional
Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Regional
Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Regional
119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

Regional
Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Regional
Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Regional
Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Regional
Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Regional
Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X