Kasus 30 Tahanan Kabur, Tiga Anggota Polresta Palembang Jalani Sidang Disiplin

Kompas.com - 26/07/2019, 19:16 WIB
Tiga anggota Tahti Polresta Palembang menjalani sidang disiplin terkait kaburnya 30 tahanan, Jumat (26/7/2019). ISTIMEWATiga anggota Tahti Polresta Palembang menjalani sidang disiplin terkait kaburnya 30 tahanan, Jumat (26/7/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Kasat Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polresta Palembang Iptu Sukono bersama dua anggota lainnya Aiptu Darusamil dan Bripka Ahmad Hasan menjalani sidang disiplin terkait kaburnya 30 tahanan pada 5 Mei 2019.

Dalam sidang yang diketaui Wakapolresta Palembang AKBP Prasetyo Purboyo, Iptu Sukono dinilai lalai dalam melaksanakan tugas.

Sebab, ia tak pernah melakukan pengecekan di dalam sel hingga menyebabkan 30 tahanan tersebut berhasil kabur.

Prasetyo mengutarakan, Kasat Tahti bersama dua anggotanya tersebut akan dikenakan sanksi terkait kelalaian mereka.

Baca juga: Kasus 30 Tahanan Kabur dari Polresta Palembang, Satu Ditangkap di Dekat Lapas Sukamiskin

 

Sebab, ditemukan balok kayu, bahkan gergaji besi yang membuat para tahanan berhasil kabur akibat tak pernah melakukan pengecekan di dalam sel

"Jenis sanksinya berbeda-beda tergantung pada jabatan,"kata Prasetyo usai sidang, Jumat (26/7/201).

Menurutnya, sanksi yang diberikan pun akan bervariasi,mulai dari penundaan pangkat bahkan tidak dilakukan promosi jabatan.

Selain itu, hasil keterangan tiga saksi yang dihadirkan diduga kuat, 30 tahanan tersebut telah merencanakan aksi pelarian dua pekan sebelum kejadian.

Baca juga: Kehabisan Bekal, Tahanan Kabur Polresta Palembang Hubungi Keluarga Minta Diantar Makanan

Untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang, pengecekan di dalam sel akan dilakukan secara berkala.

"Personel juga akan ditambah. Para tahanan ini sudah lama merencanakan pelarian sekitar dua pekan. Karena terlihat dari teralis ventilasi yang di jebol," ungkapnya.

Dari 30 tahanan yang kabur, 23 sudah berhasil ditangkap petugas dilokasi berbeda. Sementara 7 tahanan lainnya saat ini masih dalam pengejaran petugas.

Tujuh tahanan yang menjadi DPO tersebut adalah, Rozal Azhar bin Aguscik, Agus Saputra bin amin, Achmad kastoni bin Muraji, Febriansyah bin Muhammad Zeni, Samsul Badri Saputra bin Susri, M Komri bin Makci dan Kamaini bin Notong.

Baca juga: 15 Tahanan Kabur Masih Buron, Kapolresta Palembang Ancam Kirim ke Kamar Mayat



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nur, Mantan Pegawai BCA Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Regional
Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Regional
Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

Regional
Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

Regional
Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

Regional
Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

Regional
Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Regional
[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

Regional
Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X