Kasus 30 Tahanan Kabur dari Polresta Palembang, Satu Ditangkap di Dekat Lapas Sukamiskin

Kompas.com - 09/07/2019, 12:20 WIB
Muryadi alias Nanang satu dari 30 tahanan Polresta Palembang yang kabur ditembak petugas, Senin (8/7/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAMuryadi alias Nanang satu dari 30 tahanan Polresta Palembang yang kabur ditembak petugas, Senin (8/7/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Satu tahanan Polresta Palembang dari 30 yang sempat kabur kembali ditangkap petugas ditempat persembunyiannya di kota Bandung, Jawa Barat.

Pelaku atas nama Muryadi alias Nanang ditangkap petugas saat berada di salah satu terminal bus tak jauh dari Lapas Sukamiskin.

Melihat kedatangan petugas, tahanan kasus narkoba itu langsung mencoba kabur, hingga ia pun dilumpuhkan petugas dengan tembakan kepada kedua kakinya.

Kasat Reserse Narkoba Polresta Palembang Kompol Achmad Akbar mengatakan, Nanang berupaya hendak kabur ke Jakarta dengan menaiki bus.

Baca juga: 30 Tahanan Kabur, Kapolda Sumsel Tak Segan Berikan Sanksi Pidana ke Oknum Polisi Terlibat

Petugas yang sudah mengintai tersangka pun akhirnya langsung melakukan penangkapan kepada Nanang.

Hasil pemeriksaan, Nanang ternyata penyandang dana di balik kaburnya 30 tahanan Polresta Palembang. Sebab, seluruh rekannya itu ia berikan uang untuk ongkos melarikan diri.

"Dari 23 tahanan yang sudah tertangkap, mereka mengaku mendapatkan dana dari Nanang untuk melarikan diri,"kata Akbar, Senin (8/7/2019).

Masih buru 7 tahanan

Akbar menjelaskan, dengan tertangkapnya Nanang mereka masih memburu tujuh tahanan lagi yang masih berkeliaran diluar.

Tujuh tahanan yang menjadi DPO tersebut adalah, Rozal Azhar bin Aguscik, Agus Saputra bin amin, Achmad kastoni bin Muraji, Febriansyah bin Muhammad Zeni, Samsul Badri Saputra bin Susri, M Komri bin Makci dan Kamaini bin Notong.

Baca juga: 4 Fakta Kaburnya 30 Tahanan Polresta Palembang, Istri Selundupkan Gergaji Besi hingga Gembok Sel Tak Rusak

"Masih tujuh belum tertangkap, sekarang masih dikejar. Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan tertangkap semua," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, pada Minggu 5 Mei 2019 sebanyak 30 tahanan Polresta Palembang Kabur usai menjebol ventilasi udara menggunakan gergaji besi.

Kasus itu terkuak, setelah petugas jaga menemukan ruang sel dalam kondisi kosong.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangkai Babi dari Sumut Lintasi Sungai Aceh, Warga Resah dan Takut Makan Ikan

Bangkai Babi dari Sumut Lintasi Sungai Aceh, Warga Resah dan Takut Makan Ikan

Regional
Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Regional
Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Regional
Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Regional
Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

Regional
Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Regional
Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Regional
5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

Regional
Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Regional
Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Regional
Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Regional
Tetangga Ungkap Kegiatan Ibu Remaja Keterbelakangan Mental yang Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan,

Tetangga Ungkap Kegiatan Ibu Remaja Keterbelakangan Mental yang Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan,

Regional
Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Regional
Cerita di Balik Kakek Selesaikan Wisuda pada Usia 85 Tahun, Pesan Almarhum Anak Jangan Hanya Sampai D3

Cerita di Balik Kakek Selesaikan Wisuda pada Usia 85 Tahun, Pesan Almarhum Anak Jangan Hanya Sampai D3

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X