Kronologi Pemalak Tewas Ditembak Sopir Truk yang Ternyata Polisi

Kompas.com - 23/07/2019, 16:14 WIB
Ilustrasi penembakan. ShutterstockIlustrasi penembakan.

PALEMBANG, KOMPAS.com- Brigadir IP, anggota polisi yang menembak mati Muhammad Ridwan alias Dedek (37), saat ini menjalani pemeriksaan di Propam Polresta Palembang, Selasa (23/7/2019).

Ridwan yang sebelumnya disebut melakukan pemalakan terhadap IP, ditemukan tewas dengan kondisi tertembak di bagian dada ketika berada di kawasan simpang Macan Lindungan Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang, Sumatera Selatan pada Senin (22/7/2019).

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Supriadi menjelaskan, penembakan bermula ketika Brigadir IP sedang mengendarai truk milik keluarganya melintas di lokasi tersebut.

Dedek lalu datang menghampiri Brigadir IP dan diduga hendak melakukan pemalakan.

"Korban bersama temannya datang dan meminta uang secara paksa. Sehingga sempat terjadi cek-cok," kata Supriadi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa.

Baca juga: Preman Tewas Ditembak Setelah Palak Truk, Sopirnya Ternyata Polisi

Setelah terjadi cek-cok, korban bersama rekannya yang lain menodong Brigadir IP dengan senjata tajam hingga membuatnya melakukan perlawanan dan menembak Dedek.

"Merasa terdesak anggota kita melepaskan tembakan dan mengenai korban," ujar Supriadi.

Dedek diketahui masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) atas kasus pemalakan. Laporan itu tercatat di Polsek Ilir Barat 1 Palembang pada 26 Juni 2019.

Brigadir IP, menurut Supriadi tak melarikan diri usai menembak Dedek. Ia langsung mendatangi Polresta Polresta untuk melaporkan peristiwa tersebut.

"Sekarang masih diperiksa provos, Brigadir IP tidak melarikan diri,"jelasnya.

Baca juga: Pecatan Polisi yang Jadi Bandar Narkoba Tewas dalam Baku Tembak dengan Aparat

Diberitakan sebelumnya, Muhammad Ridwan alias Dedek (37), pedagang air minum yang biasa mangkal di simpang Macan Lindungan Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang, Sumatera Selatan tewas ditembak oleh seorang sopir truk yang ternyata merupakan anggota polisi, Brigadir IP.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

Regional
Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Regional
Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Regional
Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Regional
Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Regional
Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Regional
Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Regional
19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

Regional
Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Regional
Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Regional
Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Regional
Disdik: Tasikmalaya Masih Zona Biru Jadi Belum Ada Belajar Tatap Muka, Masuk untuk Daftar Ulang Saja....

Disdik: Tasikmalaya Masih Zona Biru Jadi Belum Ada Belajar Tatap Muka, Masuk untuk Daftar Ulang Saja....

Regional
21 Staf Puskesmas Banyu Urip Surabaya Terjangkit Corona, 2 di Antaranya Bidan Hamil

21 Staf Puskesmas Banyu Urip Surabaya Terjangkit Corona, 2 di Antaranya Bidan Hamil

Regional
Para Guru Belum Tes Swab, 2 Sekolah di Sawahlunto Belum Boleh Dibuka

Para Guru Belum Tes Swab, 2 Sekolah di Sawahlunto Belum Boleh Dibuka

Regional
Ini Alasan Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Ini Alasan Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X