Kompas.com - 23/07/2019, 05:36 WIB
Polisi menunjukkan lokasi tewasnya penambang liar di galian C ilegal di Desa Damarjati, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Senin (22/7/2019). Dokumen Polres JeparaPolisi menunjukkan lokasi tewasnya penambang liar di galian C ilegal di Desa Damarjati, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Senin (22/7/2019).


JEPARA, KOMPAS.com - Seorang penambang liar tewas tertimpa longsoran bebatuan dari lokasi galian C ilegal di Desa Damarjati, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Senin (22/7/2019).

Identitas korban diketahui yakni Nur Sahid (49), warga Dukuh Watu Anten, Desa Damarjati, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara.

Berdasarkan informasi, sebelum musibah tragis itu terjadi, korban bersama beberapa rekannya tengah fokus mengeruk material tanah dan bebatuan secara manual di lokasi galian C tak berizin tersebut.

Baca juga: Gubernur Sulsel: Tambang Liar Punya Andil Besar Sebabkan Longsor Gowa

 

Tanah dan bebatuan yang dikeruk menggunakan peralatan seadanya itu secara perlahan diangkut ke dalam dump truk.

"Nah, saat itu, lokasi paling atas terjadi longsor dan korban tertimpa bebatuan. Korban tewas seketika di lokasi kejadian dengan luka parah. Saat itu kami selamat," terang Musafakun, seorang saksi yang juga rekan korban, Senin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Mukti Wibowo mengatakan, pekerjaan yang dilakukan oleh para pekerja kasar itu adalah aktivitas liar menyusul lokasi galian C tersebut belum mengantongi izin operasi produksi.

Selama ini, kata dia, penambangan secara manual tersebut sudah menjadi mata pencaharian warga setempat.

"Para penambang nekat mengeruk tanah dan bebatuan secara manual demi urusan perut. Kami akan koordinasikan dengan pemerintah," terang Mukti, saat dihubungi Kompas.com, Senin.

Baca juga: Dianggap Merusak Lingkungan, Warga Kendal Minta Galian C Ditutup

Setelah kejadian, jasad korban langsung dibawa ke Puskesmas Kalinyamatan untuk diperiksa oleh tim medis yang bertugas.

Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya unsur penganiayaan pada fisik korban.

"Korban murni meninggal dunia akibat tertimpa bebatuan. Sekujur tubuhnya mengalami luka serius. Jasad korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.