TKW Asal Aceh Disiksa di Malaysia, Ini yang Dilakukan Dinsos

Kompas.com - 22/07/2019, 14:14 WIB
ilustrasi kekerasan terhadap perempuan ilustrasi kekerasan terhadap perempuan

ACEH UTARA, KOMPAS.com - Dinas Sosial Provinsi Aceh membahas rencana pemulangan Anisa (25) tenaga kerja wanita ( TKW) asal Desa Alue Dua, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara dengan Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia.

Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Dinas Sosial, Aceh, Rohaya Hanum, dihubungi per telepon, Senin (22/7/2019) menyebutkan lembaganya sudah berkomunikasi dengan kedutaan RI di Malaysia.

“Sejauh ini dinas sosial baru berkomunikasi dengan pihak KBRI Malaysia. Sekarang Anisa ditangani KBRI untuk diproses langkah-langkah berikutnya,” kata Rohaya.

Dia menyebutkan, untuk jadwal pemulangan Anisa ke tanah air belum bisa dipastikan. Sampai saat ini, Anisa masih ditangani tim KBRI Di Malaysia.


“Belum ada jadwal pemulangan sampai hari ini,” katanya.

Baca juga: Disiksa Majikan di Malaysia, TKI asal Aceh Utara Sembunyi di Atas Pohon

Anisa dibawa ke KBRI

Sebelumnya diberitakan Anisa (25), tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Alue Dua, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, menjadi korban penyiksaan majikannya di Malaysia.

Dia juga melarikan diri dari rumah majikannya di Malaysia.

Kondisinya memperihatinkan setelah mendapat penyiksaan dari majikan seperti gigi rontok, badan melepuh dan tangan melepuh.

Awalnya direncanakan hari ini, Senin (22/7/2019), Anisa dibawa ke Kedutaan Besar (Kedubes) Indonesia di Malaysia.

Baca juga: TKI Asal Aceh yang Disiksa di Malaysia Dibawa ke Kedubes Indonesia

Informasi itu disampaikan Jefri (34), kakak ipar Anisa, saat dihubungi Kompas.com, per sambungan telepon.

“Saya dapat kabar penyiksaan itu dua hari lalu. Diberi tahu oleh komunitas Aceh di Malaysia namanya Bukhari. Direncanakan langsung dibawa ke Kedubes. Karena Sabtu dan Minggu kantor Kedubes tutup, maka hari ini baru dibawa ke Kedubes,” sebut Jefri.

Dia menyebutkan, sampai hari ini belum diketahui apakah Anisa telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

Belum ada kepastian pemulangan Anisa

Sejauh ini, sambung Jefri, Dinas Sosial Aceh dan Dinas Sosial Aceh Utara sudah berkomunikasi dengan keluarga.

Namun, belum diberi kepastian kapan proses pemulangan Anisa ke tanah air dilakukan.

“Saya berharap bisa dipulangkan segera. Selain itu, saya berharap adik kami itu pulang dalam kondisi kesehatannya sudah pulih. Apalagi dia anak gadis, semoga bisa pulih kembali dan pemerintah membantu biaya pemulihannya di rumah sakit,” terang Jefri.

Baca juga: Ridwan Kamil Pastikan TKW Majalengka yang 19 Tahun Ditahan Bebas dari Hukuman Mati

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Remaja SMA Jadi Korban Perdagangan Manusia di Makassar

Dua Remaja SMA Jadi Korban Perdagangan Manusia di Makassar

Regional
4 Fakta Nenek Iyah Dibunuh dan Mayatnya Dibakar karena Tagih Utang, Dendam hingga Pelaku Ditangkap

4 Fakta Nenek Iyah Dibunuh dan Mayatnya Dibakar karena Tagih Utang, Dendam hingga Pelaku Ditangkap

Regional
'Saya dan Anak Batuk, Muntah-muntah karena Asap'

"Saya dan Anak Batuk, Muntah-muntah karena Asap"

Regional
Pelayat dan Karangan Bunga Penuhi Rumah Duka HS Dillon

Pelayat dan Karangan Bunga Penuhi Rumah Duka HS Dillon

Regional
Sejak Usia 6 Bulan, Bayi Hadijah Sudah Minum Kopi Tubruk, Ini Kata Sang Ibu

Sejak Usia 6 Bulan, Bayi Hadijah Sudah Minum Kopi Tubruk, Ini Kata Sang Ibu

Regional
Respons Bupati soal Warga Magetan Buka Wisata Bau Busuk Kali Gandong

Respons Bupati soal Warga Magetan Buka Wisata Bau Busuk Kali Gandong

Regional
Kronologi Tabrakan Bus dan Truk yang Menewaskan 8 Orang di Lampung

Kronologi Tabrakan Bus dan Truk yang Menewaskan 8 Orang di Lampung

Regional
Ratusan Rumah dan Kios Terbakar di Asmat Papua, 3 Orang Alami Luka Bakar

Ratusan Rumah dan Kios Terbakar di Asmat Papua, 3 Orang Alami Luka Bakar

Regional
PDIP Utamakan Kader Maju Pilkada Solo 2020, Bagaimana Kans Gibran?

PDIP Utamakan Kader Maju Pilkada Solo 2020, Bagaimana Kans Gibran?

Regional
Raih Penghargaan Sebagai Caleg Suara Terbanyak dari Golkar, Ini Kata Dedi Mulyadi

Raih Penghargaan Sebagai Caleg Suara Terbanyak dari Golkar, Ini Kata Dedi Mulyadi

Regional
Ciamis Kini Punya Angkot Ber-AC, Sopir dan Penumpang Dilarang Merokok

Ciamis Kini Punya Angkot Ber-AC, Sopir dan Penumpang Dilarang Merokok

Regional
Saat Bayi-bayi Terpapar Kabut Asap di Pekanbaru Diungsikan

Saat Bayi-bayi Terpapar Kabut Asap di Pekanbaru Diungsikan

Regional
Fakta Baru Gadis 13 Tahun Dibunuh dan Diperkosa di Lebak, 1 Pelaku Ditangkap di Sumatera Selatan

Fakta Baru Gadis 13 Tahun Dibunuh dan Diperkosa di Lebak, 1 Pelaku Ditangkap di Sumatera Selatan

Regional
Miris, Sungai-sungai di Mojokerto Jadi Tempat Favorit Pembuangan Popok Bayi

Miris, Sungai-sungai di Mojokerto Jadi Tempat Favorit Pembuangan Popok Bayi

Regional
Kisah Kortinus: Mantan Juru Parkir yang Jadi Pengusaha Sukses, Setiap Hari Bantu Kaum Papa...

Kisah Kortinus: Mantan Juru Parkir yang Jadi Pengusaha Sukses, Setiap Hari Bantu Kaum Papa...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X