Ridwan Kamil Pastikan TKW Majalengka yang 19 Tahun Ditahan Bebas dari Hukuman Mati

Kompas.com - 17/07/2019, 11:52 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu (17/7/2019). DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu (17/7/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memastikan tenaga kerja wanita (TKW) asal Majalengka Etty binti Toyib bebas dari hukuman mati di Arab Saudi setelah 19 tahun ditahan.

Etty akan segera dipulangkan setelah pemerintah melalui Kedubes Indonesia di Arab Saudi, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Tenaga Kerja, Lazis NU, dan Pemprov Jabar berhasil mengumpulkan dana tebusan atau diyat sebesar Rp 15,2 miliar sesuai dengan kesepakatan.

"Alhamdulillah ada satu warga Jabar Ibu Etty binti Toyib warga Majalengka yang tadinya akan dihukum mati setelah dinegosiasi oleh kedutaan besar Indonesia di Arab Saudi sesuai dengan hukum di Arab Saudi, akhirnya dengan keluarga yang berperkara disepakati ada denda dinego mencapai kesepakatan Rp 15,2 miliar," kata Emil, sapaan akrabnya.

Baca juga: 5 Fakta TKW Tewas Korban Kebakaran di Saudi, Jenazah Tak Bisa Dibawa Pulang hingga Ingin Bangun Rumah Tingkat

Urunan untuk kumpulkan dana tebusan

Emil menjelaskan, pihaknya sempat kesulitan untuk mencari dana tebusan. Bahkan, ia memerintahkan pegawai di Pemprov Jabar untuk menggalang dana untuk menambah biaya tebusan.

Bersama para pegawai pemprov Jabar, ia berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 1,4 miliar.

"Kami koordinasi berkali-kali karena enggak mau kecolongan. Saya bantu lobi ke Kedutaan Saudi di Jakarta untuk menguatkan dan akhirnya kita udunan, PNS Jabar, kemudian paling gede dari Lazis NU zakatnya yang dikelola NU. Akhirnya terbebas dari hukuman mati," tuturnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk proses pemulangan Etty, ia masih berkoordinasi dengan Kedubes RI di Arab Saudi. Ia mengatakan, kasus seperti Etty merupakan ekses dari ketimpangan di pedesaan.

"Ini menjadi hikmah agar kami semangat membuat desa kita ini mandiri. Pekerjaan ada di desa, rezeki kota. Sehingga enggak perlu ada warga Jabar khususnya perempuan untuk cari nafkah sampai ke luar negeri," paparnya.

Baca juga: Bebas dari Hukuman Pancung, TKW Ini Dipenjara 10 Tahun dan Dicambuk 1.000 Kali

Proses pemulangan

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemprov Jabar Ade Afriandi mengatakan, proses pemulangan Etty masih menunggu pengurusan administrasi dari Mahkamah Pengampunan di Arab Saudi.

"Informasi terakhir untuk Etty dalam pendampingan KJRI di Jeddah, dan masih menunggu proses administrasi Mahkamah Pengampunan. Kami selalu koordinasi dengan KJRI di Jeddah, proses administrasi Mahkamah Pengampunan masih berjalan, nanti segera dikabari kalau ada kabar dari KJRI," jelasnya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Regional
Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X