Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Kompas.com - 19/07/2019, 19:54 WIB
Foto udara kondisi bagian fondasi Masjid Al-Hakim yang terancam abrasi di Pantai Padang, Sumatera Barat, Jumat (19/7/2019). Akibat gelombang tinggi sepekan terakhir, bagian pagar masjid yang yang masih dalam tahap pembangunan tersebut tergerus air laut, Pemkot Padang bersama pemerintah pusat mengantisipasinya dengan membangun dinding pantai menggunakan batu pemecah ombak. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/wsjFoto udara kondisi bagian fondasi Masjid Al-Hakim yang terancam abrasi di Pantai Padang, Sumatera Barat, Jumat (19/7/2019). Akibat gelombang tinggi sepekan terakhir, bagian pagar masjid yang yang masih dalam tahap pembangunan tersebut tergerus air laut, Pemkot Padang bersama pemerintah pusat mengantisipasinya dengan membangun dinding pantai menggunakan batu pemecah ombak.

PADANG, KOMPAS.com - Masjid Al Hakim yang menjadi ikon wisata halal di Kota Padang, Sumatera Barat, terancam abrasi.

Masjid yang terletak di persimpangan Jalan Hayam Wuruk-Nipah dan Jalan Samudera  itu masih dalam tahap pembangunan. 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang, Arfian mengatakan, terkait kondisi itu, pihaknya telah menambah batu grip untuk mengatasi dampak abrasi.

"Betul sudah terancam abrasi. Namun, saat ini sedang dibuat batu grip pemecah ombak di sepanjang areal masjid yang menghadap ke laut," kata Arfian saat dihubungi Kompas.com, Jumat (19/7/2019). 

Baca juga: Ombilin Sawahlunto Masuk Warisan Dunia UNESCO, Gubernur Sumbar Bangga

Arfian mengatakan, pengerjaan pembuatan batu pemecah ombak itu sudah dilaksanakan selama tiga hari. Pemkot Padang meminta bantuan Balai Wilayah Sungai (BWS) V Sumatera.

Awalnya masjid tersebut akan diresmikan oleh Wali Kota Padang Mahyeldi saat Ramadhan. Namun, ditunda karena pembangunan belum selesai.  

Dibangun oleh seorang pengusaha

Arfian menjelaskan, pembangunan Masjid Al Hakim yang terletak di pinggir Pantai Padang itu dibiayai oleh seorang pengusaha asal Padang. Namun, si pengusaha tidak mau diekspose.

Pembangunan sudah dimulai sejak tahun 2017 dengan biaya sekitar Rp 5 miliar.

 "Awalnya memang direncanakan siap pada pertengahan tahun ini, sebelum Ramadhan. Namun, saya tidak tahu kenapa telat," kata Arfian.

Baca juga: Jelang Pilgub Sumbar 2020, Spanduk Sandiaga Uno Sumbar 1 Terpajang di Sejumlah Titik

Arfian berharap pembangunan masjid itu cepat selesai karena memang sangat dibutuhkan untuk menunjang pariwisata terutama di Pantai Padang.

"Dari informasi tahun ini selesai. Mungkin akhir tahun nanti," ujarnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pusat Bank Banten Diminta Tutup Sementara

Dua Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pusat Bank Banten Diminta Tutup Sementara

Regional
Satu Jenazah Ditemukan di Luwu Utara, BPBD Sebut Bukan Korban Banjir

Satu Jenazah Ditemukan di Luwu Utara, BPBD Sebut Bukan Korban Banjir

Regional
Ini Alasan Gubernur Banten Perpanjang PSBB Tangerang Raya

Ini Alasan Gubernur Banten Perpanjang PSBB Tangerang Raya

Regional
4 Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Wringinanom Ponorogo Tutup 10 Hari

4 Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Wringinanom Ponorogo Tutup 10 Hari

Regional
Puncak Gunung Piramid di Mata Pendaki: Saya Harus 'Ngesot' karena Sangat Sulit

Puncak Gunung Piramid di Mata Pendaki: Saya Harus "Ngesot" karena Sangat Sulit

Regional
Warga Berupaya Rebut Jenazah Covid-19, Buka Kantong Jenazah, dan Menciumnya

Warga Berupaya Rebut Jenazah Covid-19, Buka Kantong Jenazah, dan Menciumnya

Regional
Pencarian WN Amerika di Teluk Ambon Diperluas, Korban Belum Ditemukan

Pencarian WN Amerika di Teluk Ambon Diperluas, Korban Belum Ditemukan

Regional
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang hingga 8 Kali, Ini Penyebabnya

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang hingga 8 Kali, Ini Penyebabnya

Regional
Wisma Atlet Jakabaring Palembang Tak Lagi Rawat Pasien Covid-19

Wisma Atlet Jakabaring Palembang Tak Lagi Rawat Pasien Covid-19

Regional
Kasus Fetish Kain Jarik, Polisi: Pengakuan Tersangka Ada 25 Korban

Kasus Fetish Kain Jarik, Polisi: Pengakuan Tersangka Ada 25 Korban

Regional
Sulitnya Mendaki Gunung Piramid, Turun dari Puncak Harus 'Ngesot'

Sulitnya Mendaki Gunung Piramid, Turun dari Puncak Harus "Ngesot"

Regional
Miris, Remaja Ini Tewas Dikeroyok Teman Usai Dituduh Curi Uang Rp 100.000

Miris, Remaja Ini Tewas Dikeroyok Teman Usai Dituduh Curi Uang Rp 100.000

Regional
Detik-detik Remaja Tewas Dikeroyok Temannya, Berawal dari Curi Uang Rp 100.000

Detik-detik Remaja Tewas Dikeroyok Temannya, Berawal dari Curi Uang Rp 100.000

Regional
Detik-detik Menegangkan Polisi Kejar Pencuri Mobil dari Jakarta, Tertangkap di Bypass Lohbener

Detik-detik Menegangkan Polisi Kejar Pencuri Mobil dari Jakarta, Tertangkap di Bypass Lohbener

Regional
Perjuangan Wanita di Kupang Melahirkan 3 Bayi Kembar, Suami Menghilang Tanpa Kabar

Perjuangan Wanita di Kupang Melahirkan 3 Bayi Kembar, Suami Menghilang Tanpa Kabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X