Karhutla Riau Terus Meluas, Lahan Terbakar Mencapai 3.517 Hektar

Kompas.com - 17/07/2019, 06:40 WIB
Tim satgas melakukan pemadaman karhutla di Kabupaten Rokan Hilir, Riau dibantu dengan pemadaman melalui udara atau waterbombing CITRA INDRIANITim satgas melakukan pemadaman karhutla di Kabupaten Rokan Hilir, Riau dibantu dengan pemadaman melalui udara atau waterbombing

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kondisi cuaca panas yang terjadi di Riau menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus bertambah di sejumlah Kabupaten dan Kota di Riau.

Sejak awal Januari 2019 hingga saat ini luas lahan yang terbakar di Riau telah mencapai 3.517 hektar.

Karhutla terjadi di 11 Kabupaten dan Kota di Riau.

Bertambahnya luas lahan yang terbakar saat ini disebabkan musim kemarau yang dimanfaatkan sejumlah oknum yang tidak bertanggungjawab untuk melakukan pembukaan lahan perkebunan. 

Baca juga: Kabut Asap Pekat Karhutla Riau Selimuti Permukiman, Warga Mulai Sesak Napas dan Mengungsi

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger, saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (16/7/2019).

Pemadaman serta pendinginan wilayah lahan yang terbakar, sambung Edwar, saat ini masih dilakukan tim satgas gabungan. 

Yakni dari BPBD, Manggala agni, TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA) di berbagai wilayah seperti Rokan Hilir, Siak, Inhu, Inhil, dan Bengkalis.

"Kita telah membentuk tim satgas di masing-masing wilayah, mengantisipasi meluasnya kebakaran hutan dan lahan yang dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat yang disebabkan kabut asap," jelas Edwar.

Untuk pemadaman darat, BPBD Riau juga diperkuat dengan pemadaman udara atau waterbombing dengan menyiagakan sebanyak 15 helikopter serta satu pesawat modifikasi cuaca.

Baca juga: 5 Fakta Karhutla di Riau, Nyaris Merembet ke Rumah Warga hingga Api Sempat Padam

Tambahan lahan terbakar

Menurut Edwar, penambahan luas lahan yang terbakar masih terjadi di Kecamatan Rumbai Pekanbaru, luas lahan gambut yang terbakar mencapai 10 hektar.

Kemudian di Kebupaten Indragiri Hilir ada dua titik yakni di Kecamatan Kemuning, juga cukup luas dan mencapai 12 hektar serta di Kecamatan Gaung seluas 8 hektar.

Sedangkan di Kabupaten Rohil bertambah di Kecamatan Kubu seluas 4 hektar, dan di Kabupaten Siak juga terdapat dua lokasi di Kecamatan Dayun 5 hektar serta di Kecamatan Sungai Apit seluas 2,5 hektar.

Berikut rincian luas karhutla di semua Kabupaten dan Kota di Riau. 

Baca juga: 15 Helikopter dan 1 Pesawat Disiagakan untuk Penanganan Karhutla di Riau

Di Rohul 2 hektar, Rohil 724 hektar, Dumai 272 hektar, Bengkalis 1436 hektar, Meranti 232 hektar, Siak 397 hektar. 

Pekanbaru 57 hektar, Kampar, 70 hektar, Pelalawan 103 hektar, Inhu 75 hektar, Inhil 140 hektar, Kuansing 5 hektar.

"Dari rincian tersebut total luas lahan yang terbakar mencapai 3.517 hektar, sedangkan jumlah tersangka yang telah diamankan sebanyak 16 tersangka di wilayah Riau," pungkas Edwar.

Status siaga darurat

Sebelumnya diberitakan, pemerintah Provinsi Riau akhirnya menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan ( karhutla), Selasa (19/2/2019).

Hal itu menyusul kasus karhutla yang terus terjadi sejak Januari hingga Februari 2019.

"Status siaga darurat karhutla ditetapkan sejak hari ini hingga 31 Oktober 2019," ucap Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim kepada wartawan seusai rapat penetapan status siaga darurat karhutla bersama forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) Riau, Selasa.

Baca juga: Cerita Saat Petugas Berjibaku di Tengah Kabut Asap Karhutla

 

Dia menyampaikan, penetapan status tersebut dilakukan karena karhutla masih terjadi di sejumlah daerah di Riau.

"Untuk Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai, itu lebih dulu menetapkan status siaga darurat karhutla," sebut Wan Thamrin.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Tewas, Senapan Angin, Panah hingga Kapak Disita

2 Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Tewas, Senapan Angin, Panah hingga Kapak Disita

Regional
Pasien Ini Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Pasien Ini Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Regional
Ketua RT yang Tolak Pemakaman Perawat di Semarang: Saya Menangis, Istri Saya Juga Perawat, Tapi...

Ketua RT yang Tolak Pemakaman Perawat di Semarang: Saya Menangis, Istri Saya Juga Perawat, Tapi...

Regional
3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut Meninggal

3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut Meninggal

Regional
Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Regional
Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Regional
Jenazah Perawat di Semarang Ditolak, PPNI Jateng Bawa ke Ranah Hukum

Jenazah Perawat di Semarang Ditolak, PPNI Jateng Bawa ke Ranah Hukum

Regional
Warga Gorontalo yang Ikut Pertemuan Jemaah Tabligh di Gowa Diisolasi

Warga Gorontalo yang Ikut Pertemuan Jemaah Tabligh di Gowa Diisolasi

Regional
Dua Kasus Pertama Positif Corona di Lombok Barat, Pasien Ikut Kegiatan Jemaah Tabligh di Gowa

Dua Kasus Pertama Positif Corona di Lombok Barat, Pasien Ikut Kegiatan Jemaah Tabligh di Gowa

Regional
Pemakaman Jenazah Perawat Positif Corona di Semarang Ditolak Warga, Sekda Prihatin

Pemakaman Jenazah Perawat Positif Corona di Semarang Ditolak Warga, Sekda Prihatin

Regional
Warga Temukan Jenazah Remaja 13 Tahun Terkubur Setengah Badan di Kebun Karet, Ini Faktanya

Warga Temukan Jenazah Remaja 13 Tahun Terkubur Setengah Badan di Kebun Karet, Ini Faktanya

Regional
Sakit Hati, Menantu Curi Mobil Mertua, Disimpan di Tempat Parkir Hotel

Sakit Hati, Menantu Curi Mobil Mertua, Disimpan di Tempat Parkir Hotel

Regional
Dalam Sehari, 5 PDP di RSUD Soedarso Pontianak Meninggal Dunia

Dalam Sehari, 5 PDP di RSUD Soedarso Pontianak Meninggal Dunia

Regional
PSBB, Ini 6 Rute Kereta Api yang Masih Beroperasi ke Jakarta

PSBB, Ini 6 Rute Kereta Api yang Masih Beroperasi ke Jakarta

Regional
Delapan Anggota Keluarga Almarhum Bupati Morowali Utara Positif Covid-19

Delapan Anggota Keluarga Almarhum Bupati Morowali Utara Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X